Bupati Pati Minta Maaf Usai Ucapan Demo Kenaikan PBB Viral

Bupati Pati klarifikasi ucapan soal demo kenaikan PBB-P2 250% dan minta maaf atas polemik yang viral di media sosial.

Aug 7, 2025 - 21:27
 0
Bupati Pati Minta Maaf Usai Ucapan Demo Kenaikan PBB Viral
Bupati Pati, Sudewo, meminta maaf terkait ucapannya yang terkesan menantang massa untuk berdatangan berdemonstrasi menolak kebijakan kenaikan PBB 250 persen

Bupati Pati Minta Maaf Usai Pernyataan Soal Demo Kenaikan PBB Viral

Pati, 7 Agustus 2025 — Bupati Pati, Sudewo, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas ucapannya yang sempat menuai kontroversi di tengah publik. Ucapan yang dianggap sebagai tantangan terhadap massa demonstran itu kini diklarifikasi langsung oleh sang bupati dalam konferensi pers resmi yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (7/8).

Pernyataan Sudewo sebelumnya menyinggung rencana unjuk rasa yang digalang oleh kelompok masyarakat yang menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. Ucapan seperti “5.000 silakan, 50 ribu massa silakan” memicu reaksi keras di media sosial. Namun, Sudewo menegaskan bahwa tidak ada maksud menantang rakyat.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas perkataan saya. Saya tidak punya niat sedikit pun untuk menantang warga saya sendiri. Mustahil saya menantang rakyat,” ujar Sudewo.

Klarifikasi Soal Maksud Pernyataan

Sudewo menjelaskan, pernyataan tersebut sejatinya bertujuan untuk memastikan aksi unjuk rasa berjalan damai dan benar-benar menyuarakan aspirasi masyarakat, bukan ditunggangi oleh kepentingan pihak luar.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi usai Satpol PP menertibkan kegiatan pengumpulan donasi oleh massa dari aliansi "Masyarakat Pati Bersatu." Ia berharap, seluruh aksi yang direncanakan, termasuk demonstrasi pada 13 Agustus mendatang, dapat berlangsung tertib dan aman.

Viral di Media Sosial

Pernyataan Sudewo soal demo sebelumnya sempat viral di berbagai platform media sosial, salah satunya TikTok. Dalam video yang diunggah oleh akun @ekokuswanto09, Bupati Sudewo tampak menanggapi rencana aksi demonstrasi menolak kebijakan kenaikan PBB-P2 yang dinilai memberatkan warga.

“Silakan demo. Bukan hanya 5.000, bahkan kalau perlu 50 ribu orang, saya tidak akan mundur. Saya tetap akan melanjutkan keputusan ini karena menurut saya, ini langkah terbaik untuk pembangunan Kabupaten Pati,” ujarnya dalam video tersebut.

Sudewo juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh aparatur pemerintahan Kabupaten Pati agar tidak memberikan ruang atau toleransi terhadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu stabilitas daerah, termasuk dalam hal ini Yayak Gundul, salah satu tokoh yang disebut akan mengorganisir demo.

Komitmen untuk Pembangunan

Meski menuai polemik, Sudewo menekankan bahwa langkah kebijakan ini diambil semata-mata untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Pati ke depan. Ia mengklaim keputusan kenaikan PBB-P2 sudah melalui pertimbangan matang, termasuk evaluasi kondisi keuangan daerah serta kebutuhan anggaran untuk infrastruktur dan layanan publik.

“Saya sadar bahwa kebijakan ini tidak populer. Tapi saya meyakini ini keputusan terbaik untuk masa depan Pati dan rakyatnya,” tutupnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0