Bank Ueno Kolaps, Presiden Paraguay Santiago Pena Pilih Mundur di Tengah Krisis

Presiden Paraguay Santiago Pena mengundurkan diri pada Kamis (5/11) waktu setempat di tengah krisis ekonomi dan kebangkrutan Bank Ueno yang memiliki hampir setengah populasi Paraguay sebagai nasabah. Pena mundur setelah parlemen menuntutnya atas pengabaian tugas, dan DPR Paraguay langsung memulai proses pemakzulan.

Nov 06, 2026 - 00:02
Updated: 1 day ago
0
Bank Ueno Kolaps, Presiden Paraguay Santiago Pena Pilih Mundur di Tengah Krisis
Bank Ueno Kolaps, Presiden Paraguay Santiago Pena Pilih Mundur di Tengah Krisis

Presiden Paraguay Santiago Pena resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis (5/11) siang waktu setempat. Keputusan itu diambil di tengah krisis ekonomi yang memburuk dan kebangkrutan Bank Ueno, salah satu bank terbesar di negara tersebut yang memiliki nasabah hampir setengah dari total populasi Paraguay.

Pena merupakan politikus sekaligus ekonom yang menjabat sebagai Presiden ke-52 Paraguay sejak Agustus 2023. Ia seharusnya memimpin hingga November 2026, namun memilih mundur sebelum masa jabatannya berakhir. Sebelum menjadi presiden, Pena pernah menjabat Menteri Keuangan Paraguay pada 2015-2017 di bawah Presiden Horacio Cortes. Ia menempuh studi ekonomi di Universitas Katolik Asuncion dan meraih gelar master Administrasi Publik dari Universitas Columbia, serta pernah bekerja sebagai analis di Dana Moneter Internasional (IMF) dan menjadi anggota Dewan Direksi Bank Sentral Paraguay.

Posisi Pena mulai goyah setelah Paraguay masuk ke jurang krisis ekonomi yang semakin dalam. Ia terseret dalam krisis yang mencuat menyusul intervensi terhadap Bank Ueno, lembaga swasta yang dikaitkan dengannya. Selama masa pemerintahannya, bank tersebut menerima dana jutaan dari berbagai entitas publik, termasuk Institut Jaminan Sosial (IPS) yang mengelola dana pensiun sebagian besar pekerja di negara itu.

Bank Sentral Paraguay menemukan bahwa rasio solvabilitas Bank Ueno yang memiliki 2,9 juta nasabah di negara berpenduduk 6,1 juta jiwa itu turun hingga di bawah 50 persen dari batas minimum yang disyaratkan. Penurunan terjadi akibat penyesuaian terhadap laporan keuangannya selama proses regularisasi. Akibat proses resolusi atau pembubaran tersebut, dana simpanan ribuan nasabah terkunci. Ueno juga dikenal sebagai sponsor tim sepak bola lokal maupun tim nasional Paraguay.

Paraguay diguncang kontroversi intervensi terhadap Ueno pada Selasa. Menurut pihak berwenang, lembaga itu melanggar ketentuan batas pemberian pinjaman kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi. Bank Ueno ditutup pada tengah malam akibat krisis solvabilitas, menyebabkan jutaan nasabah tidak dapat mengakses uang mereka dan memicu skandal.

Pena mengungkapkan alasan pengunduran dirinya melalui pesan yang diunggah di media sosial. "Saya telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan Presiden Republik. Keputusan ini saya ambil demi stabilitas negara, kedamaian sosial, serta kebutuhan untuk menjaga institusi-institusi publik kita," ujarnya. Ia menegaskan prioritasnya saat ini adalah ketenangan pikiran masyarakat Paraguay yang telah memercayakan tabungan mereka kepada sistem keuangan. "Sejarah akan menilai dan mempertimbangkan peristiwa yang kita alami saat ini. Saya memohon maaf kepada masyarakat jika saya pernah mengecewakan mereka," tambahnya.

Keputusan mundur itu diambil setelah sejumlah anggota parlemen menuntut Pena karena dinilai melakukan pengabaian tugas yang serius dan sistematis terkait urusannya dengan bank tersebut. Sebanyak 35 anggota parlemen dari oposisi dan pembangkang partai berkuasa mengusulkan tuntutan pemberhentian dari jabatan, namun disanggah oleh partai pemerintah di parlemen.

Tak lama setelah pengumuman pengunduran diri, Dewan Perwakilan Rakyat Paraguay secara bulat memutuskan memulai proses pemakzulan. Senat selanjutnya akan menentukan apakah proses tersebut dilanjutkan atau tidak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User