119 Mahasiswa Santika Bongkar Kandungan Herbal, Ini Temuannya!
Mahasiswa Universitas Syedza Santika praktik uji flavonoid dan antioksidan, didukung LLDIKTI Wilayah X demi skill vokasi unggul.
Padang – Sebanyak 119 mahasiswa dari Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik Universitas Syedza Santika baru saja menyelesaikan praktikum intensif selama dua hari, yaitu pada tanggal 21 hingga 22 Juli 2025. Kegiatan ini difokuskan pada analisis kadar senyawa bioaktif seperti flavonoid, fenolat total, serta pengujian aktivitas antioksidan dari berbagai jenis ekstrak tumbuhan.
Praktikum ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan bagian dari penguatan keterampilan laboratorium mahasiswa vokasi yang digagas oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata dari komitmen LLDIKTI dalam mendukung peningkatan kapasitas teknis mahasiswa bidang kesehatan dan farmasi.
Mengusung mata kuliah Biologi Eksperimental dan Instrumen Laboratorium Medik, kegiatan ini menjadi wahana pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tapi langsung terjun menggunakan alat canggih seperti UV-Vis Spectrophotometer, instrumen penting dalam menganalisis kandungan fitokimia dan menentukan kekuatan antioksidan pada ekstrak alami.
Alat spektrofotometer ini memungkinkan mahasiswa mengidentifikasi keberadaan dan jumlah senyawa bioaktif secara presisi, yang merupakan kemampuan dasar dalam pengembangan produk herbal dan farmasi. Praktikum ini menjadi batu loncatan bagi para peserta untuk memahami peran teknologi dalam penelitian laboratorium dan produksi berbasis sains.
Lebih dari itu, mahasiswa juga digembleng untuk memahami standar operasional prosedur (SOP) di laboratorium, menerapkan teknik analitik dengan akurat, serta membiasakan diri bekerja dalam lingkungan ilmiah yang ketat. Semua keterampilan ini sangat penting untuk bekal karier di bidang laboratorium klinik, farmasi, atau bahkan dalam penelitian terapan dan industri bioteknologi.
Dukungan LLDIKTI Wilayah X terhadap kegiatan ini sejalan dengan program nasional vokasi berdampak yang dikampanyekan lewat tagar #DiktisaintekBerdampak. Praktikum ini juga menjadi ajang aktualisasi diri bagi mahasiswa sebagai bagian dari gerakan #MahasiswaBerdampak—generasi muda yang siap menghadapi tantangan global dengan riset berbasis solusi.
Lebih jauh, program ini merupakan bagian dari strategi menciptakan #KampusBerdampak, yakni perguruan tinggi yang tidak hanya mengedepankan akademik semata, tetapi juga tanggap terhadap isu-isu strategis seperti kesehatan masyarakat, keamanan pangan, dan pengelolaan sumber daya alam berbasis sains dan teknologi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mampu menjawab kebutuhan industri, tetapi juga dapat menciptakan inovasi-inovasi baru di bidang kesehatan berbasis bahan alami. Ke depan, kolaborasi antara kampus vokasi dan dunia kerja semakin dibutuhkan untuk menghasilkan lulusan yang siap pakai dan berdaya saing global.
What's Your Reaction?
Like
2
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0