Universitas Ekasakti Gelar Pembekalan KKN-PPM 2026, Perkuat Peran Mahasiswa di Tengah Masyarakat

Universitas Ekasakti menggelar pembekalan mahasiswa KKN-PPM Tahun 2026 di Padang, Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan ini membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang penurunan stunting, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pelestarian nilai adat dan budaya Minangkabau sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian.

Jul 18, 2026 - 14:30
0
Universitas Ekasakti Gelar Pembekalan KKN-PPM 2026, Perkuat Peran Mahasiswa di Tengah Masyarakat

PADANG — Universitas Ekasakti (UNES) menggelar kegiatan Pembekalan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2026, Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa yang akan diterjunkan untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di berbagai wilayah.

Pembekalan KKN-PPM menjadi tahapan penting sebelum mahasiswa menjalankan program di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai peran, tanggung jawab, etika, serta strategi pemberdayaan masyarakat agar pelaksanaan KKN dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan registrasi peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara, Dr. Susi Yulastanti, S.Pd., M.M., menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Universitas Ekasakti, serta Mars KKN.

Suasana pembukaan berlangsung khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Rafi Maulana dan pembacaan doa oleh Dr. Slamet Riyadi, S.Ag., M.A. Selanjutnya, Ketua Pelaksana KKN memberikan kata pengantar mengenai pelaksanaan dan tujuan program KKN-PPM Universitas Ekasakti Tahun 2026.

Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd., secara resmi membuka kegiatan pembekalan. Dalam pelaksanaan KKN-PPM, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan masyarakat.

KKN tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga merupakan ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa. Di tengah masyarakat, mahasiswa dituntut untuk mampu mengenali persoalan, memetakan potensi daerah, menyusun program kerja, serta menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu materi utama dalam kegiatan tersebut mengangkat tema “Peran Mahasiswa KKN dalam Percepatan Penurunan Stunting Berbasis Nagari”. Materi disampaikan oleh Dra. Mardiena Wati Yulia, M.Si. dari Perwakilan BKKBN Sumatera Barat dan dimoderatori oleh Dr. Irmawati Siregar, M.Ars.

Materi tersebut memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung upaya penurunan angka stunting. Mahasiswa dapat mengambil peran melalui kegiatan edukasi keluarga, pendataan, sosialisasi pola hidup sehat, peningkatan kesadaran gizi, serta pendampingan masyarakat sesuai dengan kondisi wilayah tempat pelaksanaan KKN.

Pada kesempatan yang sama, Universitas Ekasakti juga melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan BKKBN. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendukung pembangunan keluarga serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pembekalan dilanjutkan dengan materi “Peran Mahasiswa KKN dalam Mendukung Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat” yang menghadirkan wakil Wali Kota Padang, H. MAIGUS NASIR, M.Pd, sebagai narasumber. Sesi ini dimoderatori oleh Amelia Yuli A., S.Hum., M.Hum.

Melalui materi tersebut, mahasiswa diarahkan agar program KKN tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Program yang disusun perlu berangkat dari persoalan dan potensi masyarakat, seperti pengembangan ekonomi lokal, pemanfaatan teknologi, penguatan usaha mikro, peningkatan kualitas lingkungan, pendidikan, kesehatan, serta pelayanan sosial.

Materi berikutnya membahas tema “Mahasiswa KKN sebagai Mitra Masyarakat dalam Menjaga Nilai-Nilai Adat dan Budaya Minangkabau”. Materi disampaikan oleh Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si., Dt. Bagindo, dengan moderator Dr. Herman Bakir, S.H., M.H.

Pembahasan mengenai adat dan budaya menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu menyesuaikan diri dengan norma serta kebiasaan masyarakat setempat. Mahasiswa diharapkan menghormati nilai-nilai adat Minangkabau, membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, dan seluruh unsur masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Ratusan mahasiswa dengan mengenakan almamater Universitas Ekasakti mengikuti rangkaian pembekalan bersama pimpinan universitas, panitia, narasumber, dosen, dan tamu undangan.

Melalui pembekalan ini, Universitas Ekasakti berharap mahasiswa KKN-PPM Tahun 2026 dapat menjadi mitra strategis masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat semangat gotong royong, serta menghasilkan program pengabdian yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing daerah.

KKN-PPM juga menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Dengan bekal akademik, keterampilan, kepedulian sosial, dan pemahaman budaya, mahasiswa Universitas Ekasakti diharapkan mampu memberikan kontribusi positif serta meninggalkan program yang dapat dilanjutkan oleh masyarakat setelah masa KKN berakhir.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User