Serangan Rudal Iran di Kuwait Tewaskan Karyawan Perusahaan China
Militer Kuwait mengonfirmasi serangan rudal Iran pada Kamis (30/7) yang menghantam gedung milik perusahaan China di utara Kuwait. Serangan menewaskan satu karyawan dan menyebabkan kerusakan material signifikan. Kuwait berkomitmen melindungi kedaulatan dan keamanan negaranya, sementara serangan ini terkait dengan konflik AS-Iran yang melibatkan pangkalan militer AS di kawasan.
Militer Kuwait mengonfirmasi bahwa Iran melancarkan serangan rudal yang menargetkan sebuah gedung milik perusahaan China di wilayah utara negara itu pada Kamis (30/7). Serangan tersebut menewaskan satu orang karyawan dan menyebabkan kerusakan material yang luas pada bangunan.
Mayor Jenderal Saud Abdulaziz Al Otaibi menyatakan bahwa serangan itu mengakibatkan kerusakan material yang signifikan. Pihak berwenang Kuwait telah mulai mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani dampak insiden tersebut.
Melalui platform X, Al Otaibi menegaskan bahwa Kuwait akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan negara serta menjaga keamanan dan stabilitasnya. Ia juga menekankan komitmen Kuwait untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan efisiensi tinggi, bekerja sama dengan otoritas terkait, serta menjamin keselamatan warga negara dan penduduk.
Kuwait merupakan salah satu negara Arab yang ikut terseret dalam perang antara Amerika Serikat dan Iran sejak Februari lalu. Negara ini menampung pangkalan militer AS dan sejumlah fasilitas militer Amerika lainnya.
Sejak perang AS-Iran meluas, fasilitas dan pangkalan militer AS di berbagai negara Arab menjadi target serangan balasan dari Iran. Serangan terbaru ini menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah yang sudah memanas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Iran mengenai serangan tersebut. Sementara itu, otoritas Kuwait terus berupaya memulihkan kondisi dan memastikan keamanan di lokasi kejadian.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0