Pasar Sumani Dilalap Api, Pemkab Solok Janji Carikan Solusi untuk Pedagang
Pemkab Solok berupaya mencarikan solusi bagi pedagang yang terdampak kebakaran di Pasar Sumani, Nagari Sumani. Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan keprihatinan dan meminta pedagang bersabar. Pemerintah juga akan menata kembali aset pasar yang rusak akibat kebakaran.
Pemerintah Kabupaten Solok bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menimpa Pasar Sumani, Nagari Sumani, Kabupaten Solok. Selain memikirkan nasib para pedagang yang terdampak, pemerintah juga menyiapkan langkah penataan kembali kawasan pasar yang merupakan aset milik pemerintah tersebut.
Komitmen itu disampaikan saat peninjauan lokasi kebakaran pada Rabu (28/10/2026). Dalam peristiwa tersebut, sebanyak lima petak kedai di kawasan pasar dilaporkan terbakar.
Kebakaran itu tentu berdampak langsung terhadap para pedagang yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas perdagangan di Pasar Sumani. Mereka kini menghadapi ketidakpastian usaha.
Pemkab Solok menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah yang dialami para pedagang. Bupati Solok, Jon Firman Pandu, meminta para pedagang untuk bersabar sambil menunggu upaya pemerintah dalam mencari jalan keluar.
"Kepada para pedagang, kami sampaikan rasa prihatin atas kejadian ini. Mohon bersabar dahulu, nanti kita sama-sama carikan solusinya," ujar Jon Firman Pandu.
Selain mencarikan solusi bagi pedagang, pemerintah juga akan menata kembali kawasan yang terdampak. Menurut Bupati, lokasi tersebut merupakan aset milik pemerintah yang perlu ditangani setelah mengalami kerusakan akibat kebakaran.
"Lokasi ini merupakan aset milik pemerintah. Tentu pemerintah akan bergerak untuk menata kembali aset yang telah rusak," ungkapnya.
Penanganan pascakebakaran akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak terkait. Pemerintah akan mempertimbangkan kondisi pedagang terdampak serta kebutuhan penataan kawasan pasar.
Pemkab Solok berharap upaya tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memulihkan aktivitas perdagangan di Pasar Sumani. Dengan begitu, para pedagang dapat kembali menjalankan usaha dan mata pencaharian mereka seperti sedia kala.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)