Mentrans Iftitah Tinjau Madrasah Ambruk di Manggarai Barat, Langsung Gelontorkan Bantuan Rp200 Juta
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara meninjau langsung sekolah dan madrasah terdampak gempa di Manggarai Barat, NTT. Setelah melihat kerusakan MI Al-Ikhtiar, ia memutuskan memberi bantuan Rp200 juta untuk rehabilitasi dan menyerahkan bantuan sepatu bagi siswa SDI Nanga Nae. Gempa 15 Agustus 2026 berdampak pada 1.043 kepala keluarga dan 1.536 rumah rusak.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara melakukan kunjungan langsung ke sejumlah sekolah dan madrasah yang terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (27/8). Peninjauan tersebut berlangsung kurang dari dua pekan setelah gempa mengguncang wilayah itu pada Sabtu (15/8).
Lokasi pertama yang didatangi adalah Madrasah Ibtidaiyah Al-Ikhtiar. Sebagian bangunan madrasah tersebut roboh akibat gempa, sementara dinding retak dan sejumlah ruang kelas dinilai tidak lagi layak dipakai untuk kegiatan belajar mengajar.
Usai meninjau kondisi di lapangan, Iftitah menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa warga NTT. Ia pun memutuskan menyalurkan bantuan senilai Rp200 juta untuk mempercepat rehabilitasi madrasah agar anak-anak bisa kembali belajar di ruang kelas yang aman.
"Setelah melihat langsung kondisinya, kita akan memberikan bantuan Rp200 juta. Apa yang bisa kita lakukan untuk membantu masyarakat, akan kita lakukan," ujar Iftitah dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8).
Kementerian Transmigrasi menjalin koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat agar proses rehabilitasi sesuai kebutuhan dan hasilnya dapat segera dimanfaatkan warga sekolah. Iftitah menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh dibebani oleh sekat kewenangan antarlembaga ketika membutuhkan pertolongan.
Menurutnya, pemerintah harus bekerja bersama supaya bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. "Yang paling penting bagi rakyat bukan bantuan itu berasal dari PU atau Transmigrasi. Bagi rakyat, yang penting persoalannya memperoleh solusi dan manfaatnya benar-benar terwujud," katanya.
Kunjungan Iftitah berlanjut ke SDI Nanga Nae, yang juga berada di Manggarai Barat. Di sekolah itu, ia menyerahkan bantuan sepatu bagi siswa yang sebelumnya ia dapati bersekolah tanpa alas kaki yang memadai. Bantuan tersebut merupakan bagian dari respons langsung setelah kunjungannya ke lokasi terdampak sebelumnya.
Rangkaian kunjungan ke dua sekolah itu menjadi bagian dari respons cepat Kementerian Transmigrasi terhadap dampak gempa di NTT. Gempa 15 Agustus 2026 turut berdampak pada sejumlah kawasan transmigrasi, dengan 13 satuan permukiman terdampak di lima kabupaten.
Secara keseluruhan, sekitar 1.043 kepala keluarga terdampak dan 1.536 rumah mengalami kerusakan akibat gempa tersebut. Kementerian Transmigrasi telah menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak sejak masa tanggap darurat. Melalui kunjungan langsung ke lokasi, Kementrans berupaya memastikan bantuan yang disalurkan sesuai kondisi riil di lapangan, dengan koordinasi bersama kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar proses pemulihan pascagempa berjalan menyeluruh.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0