Jadi Agen BRILink Berawal dari Konter Pulsa, Narsun Kini Lindungi 7.215 Pekerja Informal
Narsun, agen BRILink di Bandung, menerima hadiah satu unit mobil dari BRI dan BPJS Ketenagakerjaan setelah berhasil mendaftarkan 7.215 pekerja informal sebagai peserta jaminan sosial. Berawal dari konter pulsa sejak 2007, ia kini menyandang status agen Juragan dan dipercaya memimpin Paguyuban BRILink Agen Jawa Barat.
Narsun, seorang agen BRILink di Bandung, menerima kunci mobil sebagai bentuk apresiasi dari jajaran pimpinan BRI dan BPJS Ketenagakerjaan. Penghargaan itu diberikan atas keberhasilannya mendaftarkan lebih dari 7 ribu pekerja informal menjadi peserta program jaminan sosial.
Perjalanan Narsun dimulai sebagai pengusaha konter pulsa pada 2007. Ia mengaku tidak pernah membayangkan bisa mencapai titik ini. Kesempatan itu datang pada 2014 ketika Robi, seorang Mantri BRI, mengunjungi konternya dan menawarkan peluang menjadi agen BRILink dengan konsep layanan perbankan berbasis keagenan yang kala itu masih terdengar asing bagi banyak orang.
Dengan pendampingan langsung dari Robi, Narsun mendaftarkan diri sebagai agen BRILink melalui BRI Unit Bandung Naripan. Pada tahap awal, ia belum sepenuhnya memahami potensi layanan tersebut. "Sebenarnya saya tidak terlalu mengerti dan kurang tertarik karena transaksi awal cuma sedikit, bisa dihitung jari," ujar Narsun.
Awalnya, menjadi agen BRILink hanya dianggap sebagai pekerjaan sampingan di sela-sela mengelola konter. Pandangan itu berubah setelah ia mengikuti gathering para agen yang memberikan apresiasi bagi berbagai capaian. "Di sana ada pembuktian, banyak yang dapat hadiah seperti emas dan TV. Saya jadi merasa tertantang dan termotivasi karena luar biasa hadiahnya," tuturnya.
Sejak saat itu, Narsun menyadari bahwa BRILink Agen adalah usaha yang bisa dikelola dan dikembangkan secara serius. Dukungan langsung dari BRI pada berbagai tahap perkembangan usaha, termasuk mendengarkan keluhan dan masukan para agen di lapangan, semakin menguatkan motivasinya. Berkat volume transaksi yang terus naik, ia kini menyandang kategori agen BRILink "Juragan", yakni level atas dengan volume transaksi bulanan terbanyak dan performa unggulan. Dalam sebulan, ia pernah melayani rata-rata 3.840 transaksi.
Keberhasilan itu ditopang strategi pelayanan yang konsisten. Sejak 2015, Narsun tidak hanya menunggu pelanggan datang ke konter, tetapi aktif menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi rumah warga yang ingin membayar tagihan listrik atau melakukan transfer uang. Pendekatan ini memperluas basis pelanggannya, dan sejak 2015 ia hampir setiap tahun menerima penghargaan dari berbagai program apresiasi BRI.
Seiring perkembangan teknologi, strategi Narsun turut berevolusi melalui grup WhatsApp yang kini beranggotakan hampir 500 warga sekitar. Grup itu tidak hanya dipakai untuk menawarkan layanan, tetapi juga menjadi ruang berbagi informasi dan berinteraksi. "Biar mereka tidak bosan, saya kasih kuis. Informasi apa pun ada di situ," ujar Narsun.
Ketika program BPJS Ketenagakerjaan mulai digalakkan, Narsun memanfaatkan jejaring yang sama untuk menyampaikan pentingnya perlindungan jaminan sosial. Langkah awalnya adalah menawarkan pendaftaran kepada 10 orang pertama yang datang ke konternya. Upaya itu tidak selalu mulus. Kelurahan setempat sempat menolak ajakan sosialisasi karena menganggap seluruh warga telah memperoleh perlindungan dari pemerintah. Narsun tidak menyerah. Ia menjelaskan bahwa pedagang kecil dan pelaku UMKM yang tergolong pekerja bukan penerima upah (BPU) justru menghadapi risiko kerja dan membutuhkan akses jaminan sosial. Penjelasan itu akhirnya diterima, dan kelurahan memberi ruang untuk sosialisasi resmi.
Kegigihan tersebut membuahkan hasil. Narsun berhasil mendaftarkan 7.215 pekerja BPU sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mereka memperoleh akses program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT). Pencapaian itu mengantarkannya meraih grand prize satu unit mobil, setelah sebelumnya menerima dua unit sepeda motor. Kini ia juga dipercaya menjadi Ketua Paguyuban BRILink Agen Jawa Barat yang aktif memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan produk dan layanan ekosistem BRI, termasuk perlindungan asuransi dari BRI Insurance dan BRI Life.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menilai kiprah Narsun menunjukkan peran strategis agen BRILink yang tidak hanya memperluas akses layanan keuangan, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta mendekatkan masyarakat dengan program perlindungan sosial. "Melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, BRILink Agen dapat menjangkau pekerja informal yang selama ini belum memperoleh perlindungan secara memadai. Sinergi ini diharapkan semakin memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja informal di berbagai wilayah Indonesia," pungkas Dhanny.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0