BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Angin Kencang pada 7 September, Ini Wilayah yang Harus Diwaspadai

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk 6-8 September 2026. Aceh berstatus Siaga berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat, sementara Sumatra Utara dan Kalimantan Barat berstatus Waspada. Sejumlah wilayah juga berpotensi dilanda angin kencang. Tidak ada wilayah berstatus Awas. Cuaca kering masih mendominasi akibat El Nino sangat kuat dan IOD positif.

Oct 3, 2026 - 08:02
Oct 3, 2026 - 08:02
 0
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Angin Kencang pada 7 September, Ini Wilayah yang Harus Diwaspadai
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Angin Kencang pada 7 September, Ini Wilayah yang Harus Diwaspadai

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin, 7 September 2026. Peringatan ini berlaku dalam periode 6-8 September 2026.

Dalam peringatan tersebut, Aceh menjadi satu-satunya provinsi yang berstatus Siaga karena diprakirakan diguyur hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, Sumatra Utara dan Kalimantan Barat berada pada status Waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

BMKG menegaskan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas atau berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem pada hari ini. Meski demikian, sejumlah daerah tetap perlu mewaspadai angin kencang yang diprakirakan melanda Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Papua Pegunungan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

Secara umum, BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami kondisi relatif kering dengan curah hujan pada kategori rendah hingga menengah sepanjang dasarian I hingga III September 2026. Wilayah dengan curah hujan kurang dari 50 mm per dasarian diprediksi mendominasi Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua.

"Kondisi tersebut mengindikasikan masih terbatasnya ketersediaan uap air di atmosfer, yang berkaitan dengan pengaruh El Niño kategori sangat kuat dan IOD positif," tulis BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 4-10 September 2026.

Kendati demikian, beberapa wilayah masih memiliki peluang pertumbuhan awan pada kategori sedang hingga tinggi, terutama Sumatra bagian utara, Kalimantan bagian utara, dan Papua bagian utara. MJO secara spasial diprakirakan aktif di sekitar pesisir utara Aceh, Maluku bagian timur, Laut Arafuru bagian tengah hingga timur, serta sebagian besar Papua.

Gelombang Kelvin juga diprakirakan aktif melintasi wilayah yang cukup luas, mulai dari Sumatra bagian tengah dan selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Sementara itu, daerah konvergensi diprediksi terbentuk di Sumatra Selatan hingga Jambi, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, dan Papua Pegunungan.

Daerah konfluensi diprakirakan terbentuk di perairan barat dan utara Aceh. Labilitas lokal yang kuat juga diprediksi terdapat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Papua Pegunungan. Kombinasi dinamika tersebut masih dapat memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal di sebagian Sumatra bagian utara, Kalimantan bagian utara, Sulawesi bagian tengah, dan Papua bagian utara.

Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa hujan diprakirakan cenderung bersifat sporadis dan berdurasi relatif singkat di tengah dominasi kondisi kering yang masih berlangsung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0