BMKG Peringatkan Gelombang Laut Capai 4 Meter di Sejumlah Perairan, Nelayan Diminta Siaga

BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 5-8 September 2026 akibat pola angin kencang. Nelayan dan masyarakat pesisir diimbau waspada, terutama di wilayah Samudra Hindia barat hingga selatan NTT.

Oct 3, 2026 - 00:02
Oct 3, 2026 - 00:02
 0
BMKG Peringatkan Gelombang Laut Capai 4 Meter di Sejumlah Perairan, Nelayan Diminta Siaga
BMKG Peringatkan Gelombang Laut Capai 4 Meter di Sejumlah Perairan, Nelayan Diminta Siaga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang bisa mencapai 4 meter di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Peringatan ini berlaku pada periode 5 hingga 8 September 2026. Menurut BMKG, kondisi tersebut dipicu oleh pola angin berkecepatan tinggi yang melintasi wilayah Indonesia.

BMKG merinci, pola angin di bagian utara Indonesia umumnya bergerak dari Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan 8 hingga 23 knot. Sementara di wilayah selatan, angin bergerak dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 15 sampai 37 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung serta Samudra Hindia selatan Banten.

Dampak dari kondisi ini, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan, seperti Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh, Laut Natuna Utara, Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Maluku, Laut Banda, Laut Seram, Laut Arafuru, dan Samudra Pasifik utara Maluku.

Sementara itu, gelombang yang lebih tinggi, yakni sekitar 2,5 hingga 4 meter, diperkirakan muncul di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan NTB, dan Samudra Hindia selatan NTT.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di perairan, untuk selalu waspada terhadap potensi gelombang tinggi di wilayah-wilayah tersebut. Peringatan ini juga mencakup pengguna moda transportasi laut. Nelayan dengan perahu kecil diminta berhati-hati saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter. Kapal tongkang perlu mewaspadai angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter, sedangkan kapal ferry menghadapi risiko saat angin mencapai 21 knot dan gelombang 2,5 meter.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," ujar BMKG dalam keterangan resminya, Sabtu (5/9).

Peringatan dini ini diharapkan menjadi perhatian bagi seluruh pihak, terutama mereka yang menggantungkan hidup dari sektor kelautan dan pelayaran, agar dapat mengambil langkah antisipasi demi keselamatan bersama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0