BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Sedang hingga Lebat di 20 Wilayah Indonesia

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 28-30 Juli 2026. Sebanyak 20 wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, termasuk Aceh, Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat, dan Papua. Tidak ada wilayah berstatus Siaga atau Awas. BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang di sejumlah daerah dan mengaitkan kondisi ini dengan penguatan El Nino serta fenomena atmosfer lainnya.

Aug 11, 2026 - 01:17
Aug 11, 2026 - 01:17
 0
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Sedang hingga Lebat di 20 Wilayah Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Sedang hingga Lebat di 20 Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia. Peringatan ini berlaku untuk periode 28 hingga 30 Juli 2026.

Dalam rilis resminya, BMKG menyebutkan bahwa tidak ada wilayah yang masuk kategori Siaga atau berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat. Begitu pula dengan kategori Awas yang menandakan hujan sangat lebat hingga ekstrem, tidak ada wilayah yang terdampak. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem.

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Sementara itu, potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara. BMKG mengingatkan bahwa peningkatan kecepatan angin permukaan dapat memicu kenaikan tinggi gelombang laut di beberapa perairan.

Kondisi cuaca ini tidak terlepas dari dinamika atmosfer global. Indeks Niño 3.4 dasarian tercatat sebesar +2,26, sementara Southern Oscillation Index (SOI) mencapai -28,2. Angka tersebut mengindikasikan El Nino dengan intensitas kuat yang berpotensi semakin menguat dan dapat menghambat pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah.

Meskipun kondisi kering diprakirakan lebih dominan, BMKG menyatakan peluang hujan masih tetap ada. Hal ini didukung oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diprakirakan memasuki wilayah Indonesia, serta keberadaan Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin yang melintasi sebagian Sumatra.

Selain itu, sirkulasi siklonik diprakirakan terbentuk di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina dan utara Papua Nugini. Sistem tersebut dapat membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertemuan serta penumpukan massa udara, sehingga berpotensi memicu hujan di sekitarnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau informasi cuaca terkini dan waspada terhadap potensi hujan lebat serta angin kencang, terutama di wilayah-wilayah yang telah disebutkan. Prakiraan ini berlaku untuk periode 28 Juli hingga 4 Agustus 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0