Analisis: Kapitalisasi Pasar Bitcoin Diproyeksikan Capai US$2,5 Triliun dalam Tiga Tahun

Analis Dominic Basulto memproyeksikan kapitalisasi pasar Bitcoin dapat mencapai US$2,5 triliun dalam tiga tahun jika aset kripto ini tumbuh sekitar 25 persen per tahun. Ia menilai fase pertumbuhan Bitcoin kini lebih matang, tidak seagresif sebelumnya, dan menyerupai saham teknologi berbeta tinggi. Dengan harga saat ini sekitar US$65 ribu, target harga US$126 ribu dalam tiga tahun dianggap realistis.

Aug 12, 2026 - 00:09
Aug 12, 2026 - 00:09
 0
Analisis: Kapitalisasi Pasar Bitcoin Diproyeksikan Capai US$2,5 Triliun dalam Tiga Tahun
Analisis: Kapitalisasi Pasar Bitcoin Diproyeksikan Capai US$2,5 Triliun dalam Tiga Tahun

Jakarta, CNN Indonesia -- Kapitalisasi pasar Bitcoin berpotensi kembali menyentuh US$2,5 triliun dalam tiga tahun ke depan, asalkan aset kripto terbesar di dunia ini mampu mempertahankan laju pertumbuhan tahunan sekitar 25 persen. Pandangan ini disampaikan oleh analis sekaligus kolumnis The Motley Fool, Dominic Basulto, yang menilai skenario tersebut lebih realistis dibandingkan proyeksi sebagian investor yang memperkirakan harga satu Bitcoin akan menembus US$1 juta dalam beberapa tahun mendatang.

Mengutip Yahoo Finance pada Kamis (30/7), Basulto memperkirakan Bitcoin dapat kembali mencapai rekor harga tertinggi sekitar US$126 ribu dalam tiga tahun. Dengan asumsi jumlah Bitcoin yang beredar mencapai sekitar 20 juta keping, kapitalisasi pasarnya diperkirakan kembali menyentuh US$2,5 triliun. Menurutnya, fase pertumbuhan Bitcoin kini telah berubah dibandingkan masa-masa awal kemunculannya.

Basulto menilai Bitcoin tidak lagi memiliki potensi kenaikan harga yang sangat eksplosif seperti pada 2013 ketika nilainya melonjak lebih dari 5.400 persen dalam setahun. Sebaliknya, Bitcoin kini memasuki fase yang lebih matang seiring derasnya aliran dana dari investor institusi. "Bitcoin, seperti aset kripto lainnya, akan tetap volatil. Namun, pergerakannya tidak akan seagresif sebelumnya dan akan semakin menyerupai saham teknologi dengan beta tinggi," tulis Basulto.

Ia memperkirakan investor perlu menyesuaikan ekspektasi dengan potensi pertumbuhan tahunan sekitar 25 persen. Angka tersebut dinilai masih sejalan dengan tingkat pengembalian yang mampu dibukukan sejumlah saham teknologi besar. Basulto menggunakan asumsi harga Bitcoin saat ini sekitar US$65 ribu. Dengan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (compound annual growth rate/CAGR) sebesar 25 persen, harga Bitcoin diperkirakan mencapai sekitar US$126 ribu dalam tiga tahun.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa CAGR tidak berarti Bitcoin akan mencatat kenaikan 25 persen setiap tahun. Menurutnya, angka tersebut merupakan rata-rata pertumbuhan dalam jangka waktu tertentu. Perjalanan harga Bitcoin diperkirakan tetap diwarnai fluktuasi tajam, sebagaimana siklus yang selama ini terjadi di pasar kripto.

Basulto juga menilai kapitalisasi pasar US$2,5 triliun mungkin terdengar kurang ambisius bagi sebagian investor. Namun, menurutnya, pertumbuhan tahunan 25 persen tetap menawarkan imbal hasil yang menarik. Ia mengatakan risiko tambahan yang melekat pada investasi aset kripto masih sebanding dengan potensi keuntungan yang ditawarkan. Untuk itu, Basulto mengaku masih optimistis terhadap prospek Bitcoin, meski memilih menjaga ekspektasi pertumbuhannya dalam beberapa tahun ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0