4 Jasad Ditemukan dalam 3 Hari di Jeju, Polisi Ditangkap dan 298 Kasus Orang Hilang Ditinjau Ulang
Empat orang hilang di Jeju ditemukan tewas dalam tiga hari hingga Senin (24/8), dan keempat kasus dinyatakan tidak saling berhubungan. Seorang polisi ditangkap karena diduga menutup kasus orang hilang secara tidak sah, memicu peninjauan ulang 298 laporan, termasuk kasus Jang Mi-ran yang tewas setelah 104 hari hilang. Presiden Lee Jae Myung menyerukan pembentukan badan reformasi kepolisian.
Empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang di Jeju, Korea Selatan, ditemukan sudah tidak bernyawa dalam rentang waktu tiga hari hingga Senin (24/8). Pihak berwenang memastikan keempat kasus tersebut tidak memiliki keterkaitan satu dengan yang lain.
Meski demikian, rangkaian penemuan jasad itu membuka persoalan lain di tubuh kepolisian setempat. Seorang polisi ditangkap karena diduga menutup kasus orang hilang secara tidak sah.
Akibat dugaan pelanggaran tersebut, polisi meninjau kembali 298 laporan orang hilang yang pernah ditangani petugas bersangkutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada laporan yang diabaikan atau ditutup tanpa prosedur yang benar.
Salah satu kasus yang masuk dalam peninjauan adalah perkara Jang Mi-ran, seorang wanita berusia 37 tahun. Ia ditemukan tewas setelah dinyatakan hilang selama 104 hari.
Polisi yang ditangkap itu diduga menutup kasus Jang Mi-ran tanpa lebih dulu memastikan keselamatan korban. Dugaan tersebut menjadi sorotan karena menyangkut tanggung jawab aparat dalam menangani laporan orang hilang.
Menanggapi hal ini, Presiden Lee Jae Myung menyerukan pembentukan badan reformasi kepolisian. Ia menilai masih terdapat kekurangan dalam hal disiplin dan tanggung jawab di lingkungan kepolisian.
Seruan tersebut menandai perhatian serius pemerintah terhadap penanganan kasus orang hilang di Jeju, terutama setelah terungkapnya dugaan penutupan kasus secara tidak sah oleh oknum petugas.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0