15 Tim Adu Atraksi di Festival Kuda Lumping Simpang Pematang, Meriahkan HUT RI ke-81
Festival Kuda Lumping di Alun-Alun Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, memeriahkan HUT RI ke-81 dengan diikuti 15 tim peserta. Kegiatan ini menjadi wadah mempererat persaudaraan sekaligus melestarikan seni budaya tradisional, dengan tiga tim terbaik melaju ke babak final memperebutkan juara 1, 2, dan 3.
Perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, berlangsung semarak melalui Festival Kuda Lumping yang digelar di Alun-Alun Simpang Pematang, Jumat (14/8/2026). Festival ini mengusung semangat "Menjunjung Sportifitas dan Keindahan Seni Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur" dan diikuti oleh 15 tim peserta.
Para peserta menampilkan atraksi seni kuda lumping dengan kreativitas, kekompakan, serta semangat sportif di hadapan dewan juri dan masyarakat yang hadir. Ketua Panitia HUT RI ke-81 Kecamatan Simpang Pematang, Veri Ferdinansyah, menyatakan bahwa festival ini bukan sekadar perlombaan, melainkan juga wadah untuk mempererat persaudaraan dan melestarikan seni budaya tradisional.
"Kami ingin momentum HUT RI ke-81 ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk bergembira sekaligus menjaga dan melestarikan kesenian tradisional. Kami juga memberikan piagam penghargaan dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta yang telah tampil dengan maksimal," ujar Veri.
Ketua Puja Kusuma, Wadi Raharja, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti festival dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, kuda lumping merupakan bagian dari kekayaan seni dan budaya masyarakat.
"Kuda lumping merupakan bagian dari kekayaan seni dan budaya masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang sehingga generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan ikut melestarikan budaya daerah," kata Wadi Raharja.
Festival berlangsung dengan sistem pertandingan yang telah ditentukan panitia. Dari 15 tim peserta, tiga tim terbaik melaju ke babak final untuk memperebutkan juara 1, 2, dan 3. Para pemenang mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pelaku seni untuk terus berkarya dan mempertahankan eksistensi kesenian tradisional. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir menyaksikan penampilan para peserta.
Iringan musik tradisional dan atraksi kuda lumping membuat suasana Alun-Alun Simpang Pematang semakin semarak. Festival ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke-81 yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, serta kecintaan terhadap seni dan budaya Indonesia.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0