John Ternus Resmi Pimpin Apple, Sosok di Balik Chip Apple Silicon Kini Gantikan Tim Cook
John Ternus resmi menjabat CEO Apple mulai 1 September, menggantikan Tim Cook. Pria 50 tahun ini dikenal sebagai arsitek transformasi perangkat keras Apple, termasuk transisi ke chip Apple Silicon. Ia bergabung sejak 2001 dan pernah memimpin pengembangan iPad, Mac, iPhone, hingga AirPods.
John Ternus secara resmi mulai menjabat sebagai CEO Apple pada Selasa (1/9), menggantikan Tim Cook yang sebelumnya memimpin perusahaan teknologi raksasa tersebut. Kabar mengenai pergantian posisi puncak ini sebenarnya telah diumumkan perusahaan sejak jauh hari, menandai babak baru kepemimpinan di Apple.
Selama ini Ternus dikenal sebagai sosok di balik layar yang mengawal transformasi besar pada lini perangkat keras Apple, termasuk transisi bersejarah ke chip Apple Silicon. Pria berusia 50 tahun itu lahir dan besar di Amerika Serikat, lalu menempuh pendidikan di University of Pennsylvania dan lulus pada 1997 dengan gelar sarjana teknik mesin. Sebelum bergabung dengan Apple, ia sempat bekerja di Virtual Research Systems.
Karier Ternus di Apple dimulai pada 2001 sebagai anggota tim Product Design. Salah satu proyek awalnya adalah mengembangkan Apple Cinema Display. Sekitar tiga tahun setelah bergabung, ia dipercaya menjadi manajer tim, dan pada 2005 memimpin pengembangan iMac seri G5. Pengalamannya bekerja dengan pemasok dan perakit di Asia memberinya pemahaman mendalam soal proses manufaktur serta tantangan mewujudkan desain produk Apple.
Pada 2013, Ternus naik jabatan menjadi Vice President Hardware Engineering dengan tanggung jawab yang meluas ke tim Mac dan iPad. Ia terlibat dalam pengembangan setiap generasi dan model iPad yang pernah dirilis, sekaligus menjadi salah satu pendorong lahirnya iPadOS. Menurutnya, iPad belum sepenuhnya memanfaatkan kemampuan perangkat keras karena iOS saat itu belum dirancang untuk layar lebih besar dan prosesor lebih bertenaga.
Selain iPad, Ternus juga berkontribusi pada pengembangan Apple Pencil, iPhone 12, AirPods, sensor LiDAR pada iPhone versi Pro, serta chip Apple Silicon yang menggantikan prosesor Intel untuk Mac. Pada 2021, ia diangkat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering dan memimpin seluruh divisi hardware engineering Apple, termasuk tim pengembangan iPhone, iPad, Mac, dan AirPods.
Perjalanan kariernya tidak selalu mulus. Fitur MacBook Pro Touch Bar yang ia dukung akhirnya dihentikan, sementara Butterfly Keyboard yang ikut dikembangkannya menuai banyak keluhan hingga berujung gugatan hukum. Meski demikian, rekam jejaknya tetap membuatnya dipercaya memegang tanggung jawab besar.
Pada April 2025, Apple melakukan reorganisasi setelah penundaan sejumlah fitur Apple Intelligence. Tim robotika yang sebelumnya berada di bawah tim kecerdasan buatan dan machine learning dipindahkan ke divisi hardware yang dipimpin Ternus. Kemudian pada Januari 2026, ia kembali mendapat peran tambahan ketika tim desain yang sebelumnya di bawah pengawasan COO Jeff Williams dialihkan kepadanya sebagai bagian dari perubahan struktur organisasi.
Dengan pengalaman panjang tersebut, Ternus menjadi salah satu kandidat terkuat untuk menggantikan Cook. Latar belakangnya pun berbeda dengan dua CEO Apple sebelumnya. Steve Jobs dikenal lewat fokusnya pada desain, sedangkan Tim Cook memiliki pengalaman kuat di bidang operasi dan rantai pasok. John Ternus akan menjadi CEO Apple pertama yang membangun kariernya melalui pengembangan perangkat keras, teknologi, dan produk.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0