Rangkaian Kriminal di Jakarta: Bandar Sabu Kampung Bahari hingga Kelas Kecantikan Ilegal WNA Thailand

Sejumlah peristiwa kriminal mewarnai Jakarta pada Senin (21/9), mulai dari penangkapan bandar dan pengguna sabu di Kampung Bahari, penggagalan peredaran 10 kg ganja, penindakan WNA Thailand yang membuka kelas face lifting ilegal, perkelahian kelompok di Tebet, hingga penyelidikan dugaan pungli di Kalijodo.

Oct 1, 2026 - 04:03
Oct 1, 2026 - 04:03
 0
Rangkaian Kriminal di Jakarta: Bandar Sabu Kampung Bahari hingga Kelas Kecantikan Ilegal WNA Thailand
Rangkaian Kriminal di Jakarta: Bandar Sabu Kampung Bahari hingga Kelas Kecantikan Ilegal WNA Thailand

Jakarta kembali diwarnai sejumlah peristiwa kriminal pada Senin (21/9). Berbagai kasus mulai dari narkotika, penyalahgunaan izin tinggal, hingga perkelahian kelompok terjadi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Polsek Cilincing berhasil menangkap empat penyalahguna narkotika jenis sabu dan satu bandar narkotika di kawasan Kampung Bahari II A9, RT 011/05, Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengungkapkan bahwa dari lima orang yang ditangkap, satu di antaranya merupakan bandar narkotika dengan inisial FL alias L (28).

Sementara itu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 10 kilogram. Pengungkapan dilakukan di empat lokasi berbeda di wilayah Jakarta Selatan dan Kabupaten Bogor. Panit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ipda I Nengah Suparta menjelaskan bahwa petugas mengamankan dua pria yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika, yakni BE (43) dan AD (27).

Di sisi lain, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara menindak seorang Warga Negara Asing (WNA) Thailand berinisial PD. WNA tersebut diduga menyalahgunakan izin tinggal dengan membuka kelas face lifting (teknik pijat kecantikan) ilegal dan berbayar di sebuah hotel di wilayah Pademangan, Jakarta Utara. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara Rendra Mauliansyah menyatakan bahwa WNA tersebut merupakan pemegang Bebas Visa Kunjungan (BVK) dan diduga menyalahgunakan izin tinggal untuk membuka pelatihan berbayar.

Kasus lain terjadi di Tebet, Jakarta Selatan, di mana perselisihan antara warga yang beraktivitas di area putar balik jalan atau U-turn diduga menjadi pemicu perkelahian berkelompok antara Gang Manggis dan Gang Sawo di Manggarai Selatan. Kapolsek Tebet AKP Ischak menjelaskan bahwa awalnya mereka mencari nafkah di sekitar U-turn tersebut dan mungkin terjadi salah persepsi yang berujung pada perkelahian.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Barat menindaklanjuti informasi mengenai dugaan pungutan liar (pungli) dan aktivitas tak berizin di kawasan Kalijodo. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi mengatakan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat secara objektif. Pemeriksaan langsung dan pengumpulan keterangan dari sejumlah pihak pun dilakukan pada hari yang sama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0