Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Putra Mahkota Haakon Siap Gantikan Takhta

Raja Norwegia Harald V meninggal dunia pada Jumat (28/8) di usia 89 tahun setelah dirawat di Rumah Sakit Universitas Oslo sejak 17 Agustus karena anemia hemolitik. Kabar duka disampaikan istana melalui pernyataan resmi. Sesuai garis suksesi, Putra Mahkota Haakon akan menggantikan sang ayah dan diperkirakan disumpah di hadapan Storting, tanpa upacara penobatan.

Oct 2, 2026 - 08:02
Oct 2, 2026 - 08:02
 0
Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Putra Mahkota Haakon Siap Gantikan Takhta
Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Putra Mahkota Haakon Siap Gantikan Takhta

Kabar duka datang dari Kerajaan Norwegia. Raja Harald V meninggal dunia pada Jumat (28/8) dalam usia 89 tahun, setelah sebelumnya dirawat intensif di Rumah Sakit Universitas Oslo. Istana menyampaikan pernyataan resmi yang mengonfirmasi kepergian sang raja pada pukul 06.35 pagi waktu setempat.

"Dengan kesedihan mendalam kami mengumumkan bahwa Yang Mulia Raja Harald meninggal hari ini," demikian bunyi pernyataan istana, seperti dikutip dari laporan media internasional. Sebelum mengembuskan napas terakhir, pihak istana sempat mengabarkan bahwa kondisi kesehatan Harald memburuk dan berada dalam situasi "sangat serius".

Harald V menjalani perawatan di rumah sakit sejak 17 Agustus lalu akibat anemia hemolitik. Selama masa perawatan tersebut, tugas-tugas kerajaan dialihkan kepada putranya, Putra Mahkota Haakon, yang menjalankan sejumlah agenda kenegaraan mewakili sang ayah.

Sepeninggal Harald, estafet kepemimpinan monarki Norwegia berada di tangan Haakon. Berdasarkan garis suksesi yang berlaku, Haakon akan menggantikan ayahnya sebagai kepala negara. Ia diperkirakan tidak melalui upacara penobatan, melainkan cukup mengucapkan sumpah di hadapan Dewan Negara dan parlemen Norwegia atau Storting.

Praktik tersebut bukan hal baru dalam sejarah kerajaan Norwegia. Negara itu telah menghapus ketentuan konstitusional mengenai penobatan pada 1908. Raja Haakon VII dan Ratu Maud tercatat sebagai monarki terakhir yang dimahkotai. Ketika Raja Olav V wafat pada 17 Januari 1991, Harald V pun langsung naik takhta pada hari yang sama dan mengucapkan sumpah empat hari kemudian di hadapan Storting.

Harald V dikenal sebagai raja tertua yang memerintah di Eropa. Ia menjadi kepala negara seremonial Norwegia sejak 1991 dan menjalani peran tersebut selama puluhan tahun. Sepanjang masa pemerintahannya, ia menjadi simbol persatuan dan stabilitas bagi negara Skandinavia itu.

Wafatnya Harald V terjadi di tengah gejolak yang melingkupi keluarga Kerajaan Norwegia. Isu tersebut berkaitan dengan hubungan Putri Mahkota Mette-Marit, istri Haakon, dengan mendiang pelaku kejahatan seksual asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein, di masa lalu.

Awal tahun ini, sejumlah dokumen mengungkap bahwa Mette-Marit kerap berkomunikasi dengan Epstein. Ia dilaporkan telah meminta maaf kepada raja dan ratu atas persahabatannya selama tiga tahun dengan Epstein. Mette-Marit mengaku salah menilai dan menyatakan penyesalan karena pernah bertemu dengan pria tersebut.

Dengan wafatnya Harald V, Norwegia kini menantikan babak baru kepemimpinan monarki di bawah Putra Mahkota Haakon, sementara proses transisi kekuasaan diperkirakan berjalan sesuai tradisi konstitusional yang telah lama berlaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0