Pria di Duren Sawit Ditangkap Usai Ngaku Polisi dan Bawa Pistol Mainan, Sempat Dikeroyok Warga

Polsek Duren Sawit menangkap pria berinisial JM (34) yang mengaku anggota Polri dan membawa pistol mainan di Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Warga sempat mengeroyok pelaku sebelum diamankan. Polisi menduga ada unsur pemerasan dan masih mendalami motif pelaku.

Oct 3, 2026 - 16:02
Oct 3, 2026 - 16:02
 0
Pria di Duren Sawit Ditangkap Usai Ngaku Polisi dan Bawa Pistol Mainan, Sempat Dikeroyok Warga
Pria di Duren Sawit Ditangkap Usai Ngaku Polisi dan Bawa Pistol Mainan, Sempat Dikeroyok Warga

Polsek Duren Sawit menangkap seorang pria berinisial JM (34) yang mengaku sebagai anggota Polri dan membawa pistol mainan di Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Penangkapan itu bermula saat petugas sedang melakukan patroli dan mendengar keributan di pinggir jalan tepat di depan Apotek Kaisar.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno menjelaskan bahwa pihaknya langsung menghentikan patroli dan mengecek sumber keributan tersebut. "Ada seorang warga yang mengaku anggota Polri, sehingga kami amankan ke Polsek Duren Sawit dan dilakukan pemeriksaan," ujar Sutikno saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Setelah dilakukan pemeriksaan identitas, polisi memastikan bahwa pria tersebut bukan merupakan anggota Polri. "Setelah selesai pemeriksaan, ternyata yang bersangkutan adalah bukan seorang anggota Polri. Jadi saya tegaskan, mereka bukan anggota Polri," tegas Sutikno.

Warga sekitar yang kesal dengan pengakuan JM sempat mengeroyok pria tersebut sebelum petugas mengamankannya. Berdasarkan identitas yang diperiksa, JM diketahui berasal dari wilayah Bekasi.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan benda yang menyerupai senjata api di bagian pinggang JM. "Pada saat kami amankan, kami lakukan penggeledahan, di pinggangnya ternyata ada pistol mainan. Jadi bukan senjata api beneran, tetapi pistol mainan yang dibawa-bawa oleh si pelaku yang berinisial JM," jelas Sutikno.

Polisi juga menelusuri adanya unsur pemerasan dalam peristiwa tersebut. "Dalam konstruksi peristiwa yang terjadi, kami terlusuri adanya unsur pemerasan. Kami masih melakukan pendalaman penyelidikan lebih lanjut. Sehingga kami masih perlu mengumpulkan bukti-bukti lainnya," kata Sutikno.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif JM untuk mengetahui peristiwa secara utuh. Peristiwa tersebut viral di media sosial Instagram @gema.jakarta. Dalam narasi video yang beredar, pria itu disebut mengaku sebagai anggota unit khusus Polda Metro Jaya dan sempat menodongkan pistol kepada warga yang hendak menegurnya karena permintaannya kepada pegawai apotek tidak ditanggapi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0