Partisipasi Pilkada Sumbar Cuma 57 Persen, KPU Bukittinggi Gencar Sosialisasi Pendidikan Pemilih
KPU Bukittinggi menggelar sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan di Balai Sidang Hatta, Senin (14/9). Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos menyoroti partisipasi Pilkada Sumbar yang hanya 57 persen, jauh di bawah pemilu nasional 81 persen. Program ini masuk agenda strategis Bappenas 2026 dengan prioritas pemilih pemula, penyandang disabilitas, dan kelompok terpinggirkan.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bukittinggi menggelar sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan di Balai Sidang Hatta, Bukittinggi, Senin (14/9). Kegiatan tersebut diikuti pelajar, mahasiswa, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.
Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos, hadir sebagai narasumber dan menegaskan pentingnya sosialisasi untuk mendongkrak partisipasi pemilih. Menurutnya, ada kesenjangan mencolok antara tingkat partisipasi pada pemilu nasional dan pilkada di Sumatera Barat.
Betty memaparkan, partisipasi pemilih pada pemilu tingkat pusat secara nasional mampu mencapai 81 persen. Namun, angka itu berbanding terbalik dengan Pilkada Sumbar yang hanya mencatatkan 57 persen.
"Artinya masih banyak pemilih yang tidak menggunakan hak pilih. Oleh karena itu, KPU terus berupaya memasifkan sosialisasi pendidikan pemilih secara berkelanjutan agar kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam setiap gelaran pesta demokrasi dapat meningkat secara merata," ujar Betty.
Ia menjelaskan, pendidikan pemilih berkelanjutan telah masuk dalam program strategis nasional Bappenas 2026. Sosialisasi akan diprioritaskan kepada tiga kelompok utama, yakni pemilih pemula, pemilih disabilitas, dan kelompok masyarakat terpinggirkan.
Betty berharap langkah penguatan literasi digital dan kepemiluan ini menjadi fondasi yang kuat bagi masyarakat sebelum memasuki tahun tahapan pemilu. Dengan begitu, kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam setiap pesta demokrasi diharapkan meningkat secara merata.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0