Museum Kediri Tampil Beda, Amfiteater 1.000 Penonton Siap Digelar November

Pemkab Kediri melanjutkan pembangunan museum daerah tahap ketiga dengan menghadirkan wajah baru berupa amfiteater berkapasitas sekitar 1.000 penonton, fasad piramida, dan aksen besi cutting. Panggung pertunjukan akan dilengkapi gapura bentar khas Kediri dan ditargetkan rampung November mendatang sebagai bagian dari layanan budaya terpadu.

Sep 29, 2026 - 16:02
Sep 29, 2026 - 16:02
 0
Museum Kediri Tampil Beda, Amfiteater 1.000 Penonton Siap Digelar November
Museum Kediri Tampil Beda, Amfiteater 1.000 Penonton Siap Digelar November

Pemerintah Kabupaten Kediri terus menggenjot pembangunan museum daerah. Memasuki tahap ketiga, proyek yang berlokasi di Desa Menang ini akan menampilkan wajah baru dengan menghadirkan sejumlah fasilitas ikonik, salah satunya amfiteater untuk pertunjukan seni bernuansa khas Kediri.

Pembangunan tersebut mendapat perhatian langsung Bupati Hanindhito Himawan Pramana. Selain amfiteater, pekerjaan tahap ini juga menyentuh aspek visual bangunan melalui fasad berbentuk piramida serta aksen besi cutting yang mengelilingi bagian depan museum.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, menjelaskan bahwa perencanaan tahap ini disusun bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri. Menurutnya, kolaborasi itu penting agar hasil pembangunan benar-benar mewakili kebudayaan khas Kabupaten Kediri.

Irwan mengungkapkan amfiteater tersebut dirancang mampu menampung sekitar 1.000 penonton. Bagian panggung pertunjukan akan dilengkapi gapura bentar khas Kediri dan ditargetkan selesai pada November mendatang.

Tidak hanya panggung, latar belakang amfiteater juga mendapat perhatian khusus. Akan dibangun tembok memanjang yang direncanakan menjadi media promosi sekaligus relief untuk mempertegas identitas Kabupaten Kediri. Tembok itu juga berfungsi sebagai sirkulasi bagi para pementas saat menuju dan meninggalkan panggung.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, menambahkan bahwa amfiteater ini memang didesain untuk memberi ruang bagi para pelaku seni dan budaya di Bumi Panjalu. Harapannya, banyak pertunjukan dapat digelar secara konsisten sehingga amfiteater menjadi salah satu destinasi di Kabupaten Kediri.

Disparbud disebut tengah menyusun skema penjadwalan pentas yang kontinu. Menurut Mustika, kehadiran amfiteater dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi kawasan museum.

Mustika juga menyebut pembangunan kawasan museum menjadi salah satu fokus Mas Dhito dalam meningkatkan Objek Pemajuan Kebudayaan. Dengan menyatukan museum, amfiteater, Kantor Disparbud, serta Kantor Dewan Kesenian Kabupaten Kediri dalam satu kawasan, layanan budaya akan terintegrasi.

"Mas Bupati (Mas Dhito) berharap agar kompleks museum ini bisa jadi one stop cultural service," pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0