Kasta Kedua Liga Indonesia Kini Dikelola PT LUI, Saham 50 Persen Dibagi ke 20 Klub Championship
PT Liga Utama Indonesia (LUI) resmi menjadi operator baru kasta kedua Liga Indonesia atau Championship melalui RUPS Tahunan dan Luar Biasa. Saham PT LUI terbagi 50 persen untuk PT LIB dan 50 persen untuk 20 klub Championship. Kompetisi Championship 2026/2027 dijadwalkan mulai 11 September 2026 dengan laga pembuka PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru.
PT Liga Utama Indonesia (LUI) resmi ditetapkan sebagai operator baru untuk kasta kedua Liga Indonesia, divisi Championship, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa. PT LUI merupakan anak perusahaan PT Liga Indonesia Baru (LIB) atau I.League, dengan cakupan pengelolaan meliputi divisi Championship dan Elite Pro Academy (EPA). Sebelumnya, divisi kedua Liga Indonesia ditangani langsung oleh I.League.
General Manager I.League, Budiman Dalimunthe, memaparkan komposisi kepemilikan saham PT LUI. Sebanyak 50 persen saham dipegang PT LIB, sementara 50 persen sisanya dibagi rata kepada 20 klub peserta Championship. "Kalau di PT LIB kan 99 persen dimiliki oleh klub Super League dan 1 persen di PSSI. Kalau di PT LUI saham terbesar dimiliki oleh PT LIB makanya Komisaris Utama Pak Sadikin Aksa. Kemudian sisanya dibagi rata ke 20 klub Championship," ujar Budiman di Jakarta, Senin (24/8).
Menurut Budiman, seluruh 20 klub peserta telah menyetujui hasil RUPS tersebut. Struktur kepengurusan PT LUI masih menempatkan Ferry Paulus sebagai Direktur Utama I.League, Sadikin Aksa sebagai Komisaris Utama PT LUI, dan Amir Burhanuddin sebagai Komisaris Independen yang mewakili klub Championship, Deltras FC.
Budiman menjelaskan bahwa gagasan membentuk entitas baru sebagai operator kasta kedua Liga Indonesia sebenarnya sudah dicanangkan sejak Kongres PSSI 2023. Baru tiga tahun kemudian, masing-masing operator kasta tertinggi dan kedua memiliki badan hukum sendiri. "Dengan adanya PT LUI ini perlahan tapi pasti nanti jadi lebih mandiri. Entitas bisnisnya terpisah agar lebih jelas baik kalau ada keuntungan, dividen, maupun kerugian. Jadi ini akarnya dari Kongres tahun 2023," jelasnya.
Untuk jadwal kompetisi, Championship 2026/2027 akan dimulai pada 11 September 2026 dan berakhir pada 9 Mei 2026. Sebanyak 20 klub peserta dibagi ke dalam dua grup, masing-masing berisi 10 tim. Juara dari setiap grup berhak promosi ke Super League 2027/2028, sedangkan peringkat kedua dari Grup A dan Grup B akan menjalani play-off promosi.
Laga pembuka Championship 2026/2027 mempertemukan PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang, pada 11 September 2026. Dengan adanya PT LUI sebagai operator baru, pengelolaan kasta kedua Liga Indonesia diharapkan semakin mandiri dan terpisah secara bisnis dari kasta tertinggi.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0