BMKG Peringatkan Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Hari Ini

BMKG mengungkap sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi diguyur hujan dan diterpa angin kencang hari ini meski musim kemarau masih berlangsung. Hujan lebat tercatat di Sumatra bagian utara dan tengah, dengan curah hujan tertinggi di Sumatera Utara mencapai 111,6 mm per hari. BMKG menyebut hujan diprakirakan bersifat sporadis dan berdurasi singkat.

Oct 3, 2026 - 08:02
Oct 3, 2026 - 08:02
 0
BMKG Peringatkan Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG Peringatkan Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Hari Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa sejumlah wilayah Indonesia masih berpeluang diguyur hujan pada hari ini, Sabtu (5/9), kendati sebagian besar daerah tengah memasuki musim kemarau yang semakin kering.

Menurut BMKG, kondisi musim kemarau yang masih berlangsung tidak sepenuhnya menahan kemungkinan terjadinya hujan dengan intensitas tinggi di beberapa wilayah. Catatan BMKG pada periode 31 Agustus hingga 2 September 2026 menunjukkan hujan lebat hingga sangat lebat masih terjadi di Sumatra bagian utara dan tengah. Curah hujan tertinggi tercatat di Sumatera Utara sebesar 111,6 mm per hari, disusul Sumatera Barat 101,8 mm per hari, dan Aceh 82,5 mm per hari.

BMKG menjelaskan secara umum aktivitas pertumbuhan awan hujan di Indonesia diprakirakan masih rendah, namun sejumlah wilayah tetap memiliki peluang pertumbuhan awan pada kategori sedang hingga tinggi, di antaranya Sumatra bagian utara, Kalimantan bagian utara, dan Papua bagian utara.

Pada periode 4-10 September, Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi aktif secara spasial di sekitar pesisir utara Aceh, Maluku bagian timur, Laut Arafuru bagian tengah hingga timur, serta sebagian besar Papua. Sementara itu, Gelombang Kelvin diprakirakan aktif melintasi wilayah yang cukup luas, mulai dari Sumatra bagian tengah dan selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Potensi awan hujan juga didorong oleh pembentukan daerah perlambatan angin atau konvergensi yang diprediksi terbentuk di Sumatera Selatan hingga Jambi, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, dan Papua Pegunungan. Daerah pertemuan angin atau konfluensi juga diprakirakan terbentuk di perairan barat dan utara Aceh. Selain itu, labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal diprediksi terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Papua Pegunungan.

"Kombinasi dinamika tersebut masih dapat memicu pengumpulan dan pengangkatan massa udara, sehingga hujan secara lokal dengan intensitas bervariasi masih berpeluang terjadi di sebagian Sumatra bagian utara, Kalimantan bagian utara, Sulawesi bagian tengah, dan Papua bagian utara," ujar BMKG dalam laman resminya.

"Meskipun demikian, hujan diprakirakan cenderung bersifat sporadis dan berdurasi relatif singkat di tengah dominasi kondisi kering yang masih berlangsung," lanjut BMKG.

Adapun daftar wilayah yang berpotensi hujan pada Sabtu (4/9) meliputi Sumatra Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat Daya. Sementara itu, wilayah yang berpotensi diterpa angin kencang mencakup Banten, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Sumatra Barat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0