BMKG Peringatkan Hujan Masih Mengintai di 12 Wilayah Indonesia Meski Puncak Kemarau

BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur 12 wilayah Indonesia pada Kamis (10/9), meski sebagian besar wilayah sedang berada di puncak musim kemarau. Potensi hujan ini dipengaruhi aktivitas MJO, Gelombang Kelvin, serta pola perlambatan dan belokan angin. BMKG juga mengeluarkan daftar delapan daerah yang berpotensi dilanda angin kencang.

Oct 3, 2026 - 08:02
Oct 3, 2026 - 08:02
 0
BMKG Peringatkan Hujan Masih Mengintai di 12 Wilayah Indonesia Meski Puncak Kemarau
BMKG Peringatkan Hujan Masih Mengintai di 12 Wilayah Indonesia Meski Puncak Kemarau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan terbaru terkait potensi hujan di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis (10/9). Meskipun sebagian besar wilayah Tanah Air tengah memasuki puncak musim kemarau, BMKG menegaskan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mungkin terjadi di beberapa daerah.

Menurut BMKG, pada Dasarian I-III September 2026, curah hujan di Indonesia secara umum diprediksi berada pada kategori rendah hingga menengah. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya ketersediaan uap air di atmosfer, yang tidak lepas dari pengaruh El Nino kategori sangat kuat di Pasifik. Fenomena tersebut secara umum masih mendukung berkurangnya suplai kelembapan menuju wilayah Indonesia, sehingga kondisi kering berpotensi berlanjut.

Kendati demikian, BMKG menyebut bahwa pada periode 8-14 September 2026, peluang hujan di Indonesia diperkirakan masih cukup bervariasi. "Walau musim kemarau masih mendominasi sebagian besar wilayah, hujan masih berpotensi terjadi di sebagian Sumatera, Kalimantan, Jawa bagian barat, serta wilayah Papua," ujar BMKG dalam laman resminya, Rabu (9/9).

Peningkatan peluang hujan tersebut dipicu oleh sejumlah dinamika atmosfer. Aktivitas spasial Madden-Julian Oscillation (MJO) diperkirakan aktif di Aceh dan Sumatera Utara, sementara Gelombang Kelvin melintasi sebagian Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara. Selain itu, pola perlambatan dan belokan angin diprediksi terbentuk di Sumatera Utara hingga Riau, Kalimantan Barat bagian utara, Sulawesi Barat, serta Papua bagian barat hingga utara.

Dengan dukungan fenomena cuaca lokal seperti pemanasan permukaan, topografi, dan ketersediaan uap air, hujan signifikan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah. Meski begitu, BMKG mengingatkan bahwa sebaran hujan diperkirakan tidak merata dan dapat berbeda antar wilayah. Potensi hujan lebat secara lokal tetap perlu diwaspadai meskipun kondisi kering masih mendominasi atmosfer secara umum.

Adapun daftar wilayah Indonesia yang berpotensi hujan hari ini, Kamis (10/9), meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua Barat Daya.

Selain potensi hujan, BMKG juga merilis daftar daerah yang berpotensi dilanda angin kencang. Wilayah-wilayah tersebut adalah Aceh, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah-wilayah tersebut untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara lokal, meskipun secara umum kondisi musim kemarau masih berlangsung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0