Asap Karhutla Kepung Pariaman, Komunitas Lapau OS Bagikan Hampir 1.000 Masker Gratis

Asap karhutla dari daerah tetangga kembali menyelimuti Kota Pariaman dan menurunkan jarak pandang. Di tengah minimnya tanggap darurat, Komunitas Lapau OS membagikan hampir 1.000 masker gratis kepada pengguna jalan, penumpang kereta, dan pedagang pasar, sekaligus mengedukasi warga soal risiko ISPA. Warga menuntut penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan di hulu.

Oct 3, 2026 - 00:02
Oct 3, 2026 - 00:02
 0
Asap Karhutla Kepung Pariaman, Komunitas Lapau OS Bagikan Hampir 1.000 Masker Gratis
Asap Karhutla Kepung Pariaman, Komunitas Lapau OS Bagikan Hampir 1.000 Masker Gratis

Kota Pariaman kembali dilanda kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari daerah tetangga. Langit di kota itu tak lagi cerah, sementara jarak pandang menurun drastis sehingga membahayakan pengguna jalan dan mengurangi hak warga atas udara bersih.

Kelompok yang paling merasakan dampak paparan asap pekat adalah masyarakat rentan di ruang publik. Pejalan kaki, pengendara sepeda motor, pengemudi ojek, hingga pedagang kecil di Pasar Pariaman disebut tidak memiliki pilihan selain tetap beraktivitas di luar ruangan.

Karena tanggap darurat dari pihak berwenang dinilai belum memadai, warga pun bergerak secara swadaya. Komunitas Lapau OS, kelompok masyarakat yang berbasis di kedai kopi depan Stasiun Kereta Api Pariaman, membagikan hampir 1.000 masker gratis kepada pengguna jalan, penumpang kereta, dan pedagang pasar.

Perwakilan Komunitas Lapau OS, Aris Munandar, menyatakan aksi tersebut muncul dari keprihatinan dan keresahan masyarakat yang dibiarkan berhadapan langsung dengan bahaya ISPA serta risiko kecelakaan lalu lintas akibat jarak pandang terbatas. Selain membagikan masker, komunitas ini juga memberikan edukasi mitigasi kesehatan secara langsung di lapangan.

Bencana karhutla yang berulang setiap tahun dinilai menegaskan lemahnya penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan. Warga Pariaman kini menuntut langkah konkret dari pemerintah untuk menghentikan kejahatan lingkungan di hulu, agar masyarakat di hilir tidak terus-menerus mengorbankan kesehatan mereka demi sekadar bernapas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0