Anggota DPR RI Tinjau Penanganan Tujuh Sungai di Solok

Anggota DPR RI Komisi V, Zigo Rolanda, melakukan reses di Kota dan Kabupaten Solok untuk meninjau penanganan tujuh sungai pascabanjir. Proyek senilai Rp170 miliar untuk Batang Lembang dan Batang Gawan segera dikontrak, sementara lima sungai lainnya di Nagari Paninggahan dialokasikan Rp161 miliar. Selain itu, ia mendorong percepatan pembangunan SPAM dan program hunian tetap.

Aug 13, 2026 - 00:59
Aug 13, 2026 - 00:59
 0
Anggota DPR RI Tinjau Penanganan Tujuh Sungai di Solok
Anggota DPR RI Tinjau Penanganan Tujuh Sungai di Solok

Anggota DPR RI Komisi V, Zigo Rolanda, melaksanakan reses perorangan di Kota dan Kabupaten Solok pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kunjungan kerja tersebut diawali dengan peninjauan lokasi rehabilitasi dan rekonstruksi Batang Lembang serta Batang Gawan di kawasan Tanah Garam, Kota Solok.

Dalam peninjauan itu, Zigo menyampaikan bahwa penanganan kedua sungai tersebut telah memasuki tahap tender. Ia menargetkan kontrak pekerjaan dapat ditandatangani pada minggu kedua Agustus 2026. Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp170 miliar dengan skema multiyears kontrak, mengingat musim hujan diperkirakan tiba menjelang akhir tahun.

Zigo menjelaskan bahwa pemerintah pusat melalui Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyetujui alokasi anggaran penanganan pascabanjir di Sumatera Barat sebesar Rp17,8 triliun untuk sektor pekerjaan umum. Penanganan tersebut ditargetkan berlangsung hingga tahun 2029.

Selain itu, Kota Solok juga mendapatkan program pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Terkait pembebasan lahan, Zigo menekankan pentingnya keterlibatan seluruh unsur masyarakat, termasuk ninik mamak, agar lahan untuk pengendalian banjir sudah clear and clean.

Untuk sektor air bersih, Zigo menyampaikan usulan pembangunan SPAM Kota Solok senilai sekitar Rp62 miliar. Usulan tersebut telah lolos dalam sistem pengusulan pemerintah pusat. Jika kondisi fiskal memungkinkan, pembangunan fisiknya dimulai pada 2027, sementara penanganan darurat sudah berjalan.

Dalam kunjungan ke Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Zigo mengungkapkan rencana penanganan lima sungai di kawasan tersebut, yaitu Batang Paninggahan, Batang Muaro Pingai, Batang Sumani, Batang Saniangbaka, dan Batang Imang. Ditambah Batang Lembang dan Batang Gawan, total ada tujuh sungai yang ditangani. Untuk lima sungai tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp161 miliar dengan proses tender yang telah dimulai dan ditargetkan terkontrak pada akhir September 2026.

Selain infrastruktur pengendalian banjir, Zigo juga menyoroti percepatan pembebasan lahan untuk pembangunan SPAM. Ia meminta pihak berwenang dapat menghibahkan lahan guna mempercepat realisasi program tersebut. Pemerintah juga menyiapkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana melalui dukungan kementerian dan program CSR.

Untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, pada tahun 2026 dialokasikan sebanyak 8.721 unit untuk Sumatera Barat, dengan 584 unit di antaranya untuk Kabupaten Solok. Sementara itu, di Koto Sani, Zigo juga menyerahkan program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) kepada 23 penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa berbagai program infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat tersebut akan terus dikawal agar tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0