Akun WhatsApp Diretas? Ini Langkah Cepat yang Wajib Anda Lakukan Sebelum Terlambat

WhatsApp masih bisa diretas jika pengguna lengah. Jika akun diambil alih, cara terbaik adalah login kembali dengan kode OTP 6 digit, yang otomatis memutus semua perangkat lain. Setelah itu, aktifkan fitur keamanan, tinjau perangkat tertaut, dan jangan langsung melapor ke Meta karena bisa membuat akun diblokir permanen. Cadangan chat di Google atau iCloud dapat membantu memulihkan riwayat percakapan.

Sep 03, 2026 - 00:53
Updated: 2 months ago
0
Akun WhatsApp Diretas? Ini Langkah Cepat yang Wajib Anda Lakukan Sebelum Terlambat
Akun WhatsApp Diretas? Ini Langkah Cepat yang Wajib Anda Lakukan Sebelum Terlambat

Jakarta, CNN Indonesia -- Meski dibekali berbagai fitur keamanan, akun WhatsApp tetap berpotensi diretas dan diambil alih oleh penjahat siber jika pengguna tidak waspada. Ketika hal itu terjadi, pengguna tidak perlu panik karena ada cara untuk memulihkan akunnya.

Langkah utama yang disarankan adalah melakukan login kembali ke akun WhatsApp yang diretas. Pengguna cukup memasukkan kode OTP enam digit yang dikirim melalui SMS atau panggilan telepon. Dengan cara ini, semua perangkat lain yang terhubung ke akun akan otomatis keluar atau logout.

Menurut situs resmi WhatsApp, mendaftarkan ulang akun merupakan satu-satunya cara untuk mengatasi akun yang telah diambil alih. Prosesnya dimulai dengan mengetuk opsi "Login kembali" lalu memilih "Lanjut". Jika diminta, masukkan nomor telepon internasional lengkap, kemudian tekan "Berikutnya" dan "Oke". Setelah itu, masukkan kode enam digit yang diterima.

Setelah akun berhasil dipulihkan, pengguna disarankan untuk segera memberi tahu teman dan keluarga bahwa akunnya sempat diretas. Sebab, peretas bisa menyamar di obrolan individual maupun grup dan mengirimkan konten berbahaya seperti iklan judi online, tautan phishing, malware, atau penipuan lainnya kepada kontak pengguna.

Langkah berikutnya adalah mengaktifkan fitur keamanan tambahan dan meninjau perangkat yang tertaut ke akun. Pengguna juga dapat melapor ke Meta terkait peretasan tersebut. Namun, perlu diingat bahwa laporan hanya boleh dilakukan setelah akun berhasil dipulihkan. Jika melapor sebelum pemulihan, WhatsApp bisa memblokir akun karena dianggap melanggar ketentuan layanan, sehingga akun dan data tidak dapat diakses selamanya.

WhatsApp mengklaim sistemnya menggunakan enkripsi end-to-end, yang berarti pesan hanya tersimpan di perangkat pengguna. Dengan demikian, orang yang mendaftarkan ulang akun di perangkat baru tidak akan bisa membaca percakapan lama. Meski begitu, jika pengguna telah membuat cadangan obrolan di Google Drive atau iCloud, riwayat chat bisa dipulihkan saat login kembali.

Bagi pengguna yang ingin mengganti kartu SIM tetapi tetap menggunakan nomor lama, fitur ganti nomor dapat digunakan untuk memindahkan informasi akun ke nomor baru. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, pengguna dapat mengamankan kembali akun WhatsApp-nya dan mencegah penyalahgunaan lebih lanjut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User