45 WNI Berada di Nepal Saat Banjir Bandang Melanda, Kemlu Pastikan Belum Ada Laporan Terdampak
Kemlu RI memastikan belum ada laporan WNI yang terdampak banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet. Sekitar 45 WNI berada di Nepal, mayoritas tinggal di Kathmandu dan bekerja di sektor perhotelan. Pemantauan dilakukan KBRI Dhaka dan KBRI Beijing bersama komunitas WNI serta Konsulat Kehormatan RI di Kathmandu, termasuk bagi WNI yang sedang mendaki.
Kementerian Luar Negeri RI memastikan hingga kini belum menerima laporan adanya warga negara Indonesia yang menjadi korban atau terdampak banjir bandang yang melanda kawasan perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8). Pemantauan terhadap kondisi WNI di wilayah tersebut terus dilakukan secara intensif.
Menurut pernyataan resmi Kemlu pada Kamis (27/8), pengawasan tersebut dijalankan oleh KBRI Dhaka dan KBRI Beijing. Kedua perwakilan RI itu menjalin koordinasi dengan jejaring komunitas WNI serta Konsulat Kehormatan RI di Kathmandu guna memastikan kondisi warga Indonesia di Nepal.
"KBRI Dhaka dan KBRI Beijing terus memantau kondisi WNI melalui koordinasi dengan jejaring komunitas WNI serta Konhor RI di Kathmandu," demikian bunyi pernyataan Kemlu.
Dari hasil pemantauan sementara, tercatat sekitar 45 WNI berada di Nepal. Sebagian besar dari mereka berdomisili di Kathmandu dan bekerja di sektor perhotelan. Hingga saat ini, tidak ada laporan yang menyebut mereka terdampak bencana.
"Hingga saat ini, berdasarkan pemantauan dan komunikasi dengan pihak terkait, belum terdapat laporan mengenai WNI yang terdampak. Terdapat sekitar 45 WNI di Nepal, yang mayoritas berdomisili di Kathmandu dan bekerja di sektor perhotelan," ujar Kemlu dalam pernyataan resminya.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menyampaikan hal serupa. Ia menegaskan bahwa KBRI Dhaka dan KBRI Beijing terus memantau situasi WNI di Nepal dan Tibet melalui koordinasi dengan jejaring WNI serta Konsul Kehormatan RI di Kathmandu pascabencana.
"Hingga saat ini, berdasarkan pemantauan dan komunikasi dengan pihak terkait, belum terdapat laporan mengenai WNI yang terdampak," kata Heni, seperti dikutip dari Antara.
Kemlu juga menyoroti perhatian khusus KBRI Dhaka terhadap WNI yang tengah berada di Nepal sebagai wisatawan, terutama mereka yang melakukan kegiatan pendakian. KBRI Dhaka mengimbau agen perjalanan yang membawa WNI ke Nepal agar segera melaporkan keberadaan dan kondisi para wisatawan, khususnya yang berada di wilayah terdampak.
Selain itu, KBRI Beijing dan KBRI Dhaka meminta seluruh WNI di Nepal meningkatkan kewaspadaan. WNI diimbau mengikuti arahan otoritas setempat, menghindari area yang dilanda banjir, dan memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi. Kedua perwakilan RI tersebut berkomitmen terus memantau wilayah terdampak dan menjaga komunikasi dengan komunitas WNI demi memastikan keselamatan warga Indonesia.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0