Timsus Bravo Polresta Padang Hentikan Dugaan Tawuran, Pelajar 17 Tahun Kedapatan Bawa Celurit
Timsus Bravo Polresta Padang menggagalkan dugaan tawuran antarpelajar di kawasan Aia Pacah, Koto Tangah. Seorang pelajar berinisial GFP, 17 tahun, warga Lubuk Kilangan, diamankan bersama sebilah celurit dan satu unit Yamaha NMAX hitam. Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak.
Jajaran Polresta Padang kembali menggagalkan dugaan aksi tawuran antarpelajar. Timsus Bravo mengamankan seorang remaja berinisial GFP, 17 tahun, yang diduga hendak ikut tawuran di kawasan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (11/9).
Penindakan itu berawal dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar personel Timsus Bravo. Patroli dimulai sekitar pukul 11.00 WIB setelah petugas menerima informasi soal adanya kelompok remaja yang akan melakukan tawuran di kawasan Aia Pacah. Petugas pun bergerak memantau sejumlah titik rawan, termasuk sekitar SMPN 27 Padang dan ruas Jalan By Pass Aia Pacah.
Situasi berkembang sekitar pukul 13.15 WIB. Petugas melihat enam sepeda motor yang diduga berkaitan dengan kelompok tersebut bergerak dari arah Aia Pacah menuju kawasan Lubuk Begalung. Timsus Bravo langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya para pengendara berhasil dihentikan di kawasan Simpang By Pass Ketaping.
Dari penindakan itu, polisi mengamankan GFP, warga Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Saat diperiksa, petugas menemukan sebilah senjata tajam jenis celurit yang diduga dibawa untuk aksi tawuran. Polisi juga menyita satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam dengan nomor polisi BA 6560 AAF sebagai barang bukti.
Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo menegaskan, KRYD merupakan bagian dari upaya kepolisian mencegah berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Padang. Menurutnya, patroli dan penindakan akan terus ditingkatkan, terutama terhadap aksi tawuran remaja, balap liar, penggunaan knalpot brong, penyakit masyarakat, hingga dugaan peredaran narkoba.
Apri Wibowo juga mengingatkan para orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka. Pengawasan keluarga dinilai penting untuk mencegah pelajar terjerumus dalam aksi yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
"Kami akan terus meningkatkan patroli dan merespons setiap informasi terkait potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kami mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," ujar Apri Wibowo.
Pelajar tersebut bersama sepeda motor dan sebilah celurit kini diamankan ke Mapolresta Padang. Seluruh barang bukti menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami dugaan keterlibatan pelajar dalam aksi tawuran.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0