Selamat dari Banjir Bandang Nepal, Buruh Ini Bertahan Hidup Berkat Sepohon Mangga

Bibek Kumal, buruh 24 tahun, selamat dari banjir bandang Nepal setelah tersangkut pohon mangga saat arus lumpur menyeretnya. Banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan Nepal-Tibet menewaskan lebih dari 150 orang dan meninggalkan 300 orang hilang. USGS menyatakan tidak ada gempa sebelum bencana, meski laporan awal menduga longsoran es dan batuan dipicu gempa.

Oct 1, 2026 - 00:03
Oct 1, 2026 - 00:03
 0
Selamat dari Banjir Bandang Nepal, Buruh Ini Bertahan Hidup Berkat Sepohon Mangga
Selamat dari Banjir Bandang Nepal, Buruh Ini Bertahan Hidup Berkat Sepohon Mangga

Bibek Kumal, seorang buruh berusia 24 tahun, menjadi salah satu penyintas banjir bandang yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tibet. Ia menuturkan pengalaman mencekam saat bencana itu terjadi ketika dirinya sedang bekerja di dalam sebuah lubang di rumah warga di Bidur, kawasan hilir Distrik Rasuwa.

Saat itu Kumal mendengar suara mendesis, lalu keempat rekannya yang berada di atas lubang berteriak memintanya segera keluar dan berlari. Namun, begitu ia bergegas menyelamatkan diri, air bah dengan kekuatan luar biasa langsung menerjangnya.

"Saya mulai berlari. Kemudian air bah menerjang dengan dahsyat bak gempa bumi," ujar Kumal dari tempat tidurnya di Pusat Trauma Nasional Kathmandu, seperti dikutip Reuters.

Arus deras yang membawa lumpur dan puing menyeret Kumal ke arah hilir sungai. Di tengah kondisi kritis itu, sebuah pohon mangga berada tepat di jalur arus dan membuat tubuhnya tersangkut. Menurut Kumal, pohon itulah yang menyelamatkan nyawanya.

"Seandainya tidak ada pohon mangga, saya pasti sudah hanyut dan mati," katanya.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menyapu Nepal pada Rabu (26/8) menewaskan lebih dari 150 orang. Selain itu, lebih dari 300 orang dilaporkan hilang, termasuk sejumlah warga asing.

Laporan awal menyebut musibah ini dipicu gempa bumi yang menyebabkan longsoran es dan batuan di Sungai Lhende Khola, sungai yang melintasi wilayah Nepal dan Tibet. Namun, analisis lanjutan dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menunjukkan tidak ada aktivitas gempa bumi sebelum tanah longsor dan banjir bandang terjadi.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan warga berlarian menyelamatkan diri sebelum batuan, lumpur, dan air menghantam serta merusak bangunan dan kendaraan. Nepal, negara yang sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan, memang dikenal rawan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor setiap musim hujan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0