Rute Kapal RoRo Batam-Johor Ditargetkan Beroperasi 2027, ASDP Siapkan Infrastruktur

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan layanan kapal RoRo rute Batam-Johor, Malaysia, dengan target beroperasi pertengahan 2027. Rute sepanjang 27 mil laut ini akan menghubungkan Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batam dengan Terminal Feri Tanjung Belungkor di Johor. Layanan ini diharapkan meningkatkan efisiensi logistik lintas batas dan memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Aug 17, 2026 - 02:36
Aug 17, 2026 - 02:36
 0
Rute Kapal RoRo Batam-Johor Ditargetkan Beroperasi 2027, ASDP Siapkan Infrastruktur
Rute Kapal RoRo Batam-Johor Ditargetkan Beroperasi 2027, ASDP Siapkan Infrastruktur

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah mematangkan rencana pembukaan layanan kapal Roll-on/Roll-off (RoRo) untuk rute Batam-Johor, Malaysia. Koridor laut sepanjang sekitar 27 mil laut ini ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2027, menghubungkan Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batam dengan Terminal Feri Tanjung Belungkor di Johor.

Kapal RoRo dirancang khusus agar kendaraan dapat masuk dan keluar kapal dengan cara dikendarai langsung, tanpa perlu diangkat menggunakan crane. Metode ini dinilai mampu menyederhanakan proses logistik karena kendaraan beserta muatannya bisa langsung naik ke kapal (roll-on), diangkut melalui laut, lalu turun di pelabuhan tujuan (roll-off).

Direktur Operasi dan Transformasi ASDP, Rio Lasse, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (13/8), menyampaikan harapannya agar layanan ini dapat terealisasi sesuai target. "Kami berharap layanan RoRo Batam-Johor dapat mulai beroperasi pada pertengahan tahun depan. Namun, realisasinya tentu membutuhkan kesiapan dan kolaborasi seluruh pihak, khususnya terkait regulasi, infrastruktur, serta penyelarasan proses lintas batas kedua negara," ujarnya.

Dari sisi infrastruktur, fasilitas di Pelabuhan Bintang 99 Persada Batam dinilai sudah tersedia. Sementara itu, fasilitas di Tanjung Belungkor masih memerlukan sejumlah peningkatan untuk mendukung pengoperasian layanan RoRo tersebut.

Potensi pasar koridor Batam-Johor cukup menjanjikan, didukung tingginya mobilitas masyarakat antara kedua wilayah. Data ASDP mencatat sekitar 193 ribu wisatawan asal Malaysia berkunjung ke Batam sepanjang 2024. Di sektor logistik, Batam memiliki komoditas ekspor potensial seperti produk hewani dan nabati, kakao, serta produk kimia.

Meski demikian, berdasarkan asesmen awal, potensi angkutan pada tahap awal diperkirakan masih di bawah 50 truk. Oleh karena itu, kapasitas dan pola layanan akan dikembangkan secara bertahap mengikuti pertumbuhan permintaan pasar, dengan mempertimbangkan keseimbangan muatan (balanced cargo) pada perjalanan pergi dan kembali agar operasional tetap berkelanjutan dan ekonomis.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, menilai layanan RoRo ini tidak hanya membuka konektivitas transportasi baru, tetapi juga berpotensi menghubungkan dua kawasan pertumbuhan ekonomi di Batam dan Johor secara lebih langsung. "Meski secara geografis keduanya berdekatan, masih terdapat ruang yang besar untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Batam dan Johor. Kehadiran layanan ini nantinya diharapkan dapat memperkuat jaringan logistik lintas batas, mendorong hubungan bisnis, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi Indonesia dan Malaysia," jelas Sigit.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0