PT Liga Utama Indonesia Resmi Jadi Operator Divisi Championship, Saham 50 Persen Dibagi ke 20 Klub
PT Liga Utama Indonesia (LUI) resmi diperkenalkan sebagai operator divisi Championship dalam RUPS Tahunan dan Luar Biasa di Jakarta, Senin (24/8). Anak perusahaan PT LIB ini mengelola divisi Championship dan Elite Pro Academy, dengan komposisi saham 50 persen milik PT LIB dan 50 persen dibagi ke 20 klub peserta.
PT Liga Utama Indonesia (LUI) resmi diperkenalkan sebagai operator baru untuk kasta kedua Liga Indonesia, divisi Championship. Pengumuman ini disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa yang digelar di Jakarta pada Senin (24/8).
PT LUI merupakan anak perusahaan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) atau I.League. Lingkup kerja PT LUI mencakup divisi Championship serta Elite Pro Academy (EPA), sehingga kedua kompetisi tersebut akan dikelola oleh entitas yang sama.
General Manager I.League, Budiman Dalimunthe, memaparkan komposisi kepemilikan saham PT LUI. Sebanyak 50 persen saham dipegang oleh PT LIB, sedangkan 50 persen sisanya dibagi rata kepada 20 klub peserta Championship. Ia membandingkan dengan struktur PT LIB yang 99 persen dimiliki klub Super League dan 1 persen oleh PSSI.
"Kalau di PT LIB kan 99 persen dimiliki oleh klub Super League dan 1 persen di PSSI. Kalau di PT LUI saham terbesar dimiliki oleh PT LIB makanya Komisaris Utama Pak Sadikin Aksa. Kemudian sisanya dibagi rata ke 20 klub Championship," ujar Budiman di Jakarta, Senin (24/8).
Struktur kepengurusan PT LUI menempatkan Ferry Paulus sebagai Direktur Utama I.League. Sadikin Aksa ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT LUI, sementara Amir Burhanuddin menjabat Komisaris Independen mewakili klub Championship, Deltras FC.
Menurut Budiman, gagasan membentuk entitas operator terpisah untuk kasta kedua sebenarnya sudah dicanangkan sejak Kongres PSSI 2023. Baru tiga tahun kemudian, operator kasta tertinggi dan kedua resmi memiliki badan hukum masing-masing.
"Dengan adanya PT LUI ini perlahan tapi pasti nanti jadi lebih mandiri. Entitas bisnisnya terpisah agar lebih jelas baik kalau ada keuntungan, dividen, maupun kerugian. Jadi ini akarnya dari Kongres tahun 2023," jelasnya.
Untuk jadwal kompetisi, Championship 2026/2027 akan bergulir mulai 11 September 2026 hingga 9 Mei 2026. Sebanyak 20 klub peserta dibagi ke dalam dua grup, masing-masing berisi 10 tim.
Juara dari tiap grup berhak promosi ke Super League 2027/2028, sedangkan peringkat kedua Grup A dan Grup B akan menjalani play-off promosi. Laga pembuka mempertemukan PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang, pada 11 September 2026.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0