PSTS Tabing Hancurkan Tiku Putra 6-1, Juara Piala Soeratin U-13 Sumbar 2026 Melaju ke Putaran Nasional
PSTS Tabing Padang U-13 menjuarai Piala Soeratin Sumatera Barat 2026 setelah menghancurkan Tiku Putra FC Agam 6-1 di Stadion Utama Sumatera Barat. Dua gol Harisah Alfaruq dan brace Mailano Alvaro mengantar PSTS ke putaran nasional. Pelatih Tiku Putra mengakui timnya kehilangan fokus sejak awal laga.
PSTS Tabing Padang U-13 resmi mengukuhkan diri sebagai juara Piala Soeratin Sumatera Barat 2026 setelah menggulung Tiku Putra FC Agam U-13 dengan skor mencolok 6-1. Partai final yang digelar di Stadion Utama Sumatera Barat, Kamis (10/9/2026), menjadi panggung dominasi PSTS sejak menit awal.
Laga yang dimulai pukul 13.15 WIB itu langsung berjalan dengan tempo tinggi. PSTS Tabing hanya butuh empat menit untuk membuka keunggulan melalui Harisah Alfaruq. Berselang satu menit kemudian, Mailano Alvaro menambah gol kedua dan membuat skor berubah menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol, Tiku Putra berusaha meningkatkan tekanan. Namun, upaya mereka belum mampu membendung efektivitas serangan PSTS Tabing. Mailano Alvaro kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-33, menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 untuk PSTS Tabing.
Memasuki babak kedua, PSTS Tabing tak mengendurkan serangan. Tiga menit setelah kick-off, Muhamad Zidan menambah keunggulan pada menit ke-38. Pesta gol berlanjut pada menit ke-43 lewat Muhammad Haviz Alfidev, sehingga PSTS Tabing menjauh 5-0.
Tiku Putra semakin sulit keluar dari tekanan. Harisah Alfaruq mencetak gol keduanya pada menit ke-61, melengkapi penampilan impresifnya di laga final. Tiku Putra baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-68 melalui kapten tim, Feriadi Utama. Gol itu menjadi satu-satunya balasan Tiku Putra hingga pertandingan usai.
Kemenangan 6-1 memastikan PSTS Tabing Kota Padang U-13 mengangkat trofi Piala Soeratin Sumatera Barat 2026. Hasil ini juga membawa mereka melaju ke putaran nasional dengan membawa nama Sumatera Barat.
Asisten Pelatih PSTS Tabing, Boy Rizki Vanza, menyampaikan rasa bangganya atas performa anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan ini adalah buah kerja keras seluruh tim dan menjadi modal berharga untuk menghadapi putaran nasional.
Di kubu Tiku Putra, pelatih Ronny Marsyal mengakui keunggulan lawan. Ia menyoroti penurunan performa skuadnya yang kehilangan sentuhan dan fokus sejak awal laga. Ronny menilai kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi para pemain untuk evaluasi ke depan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0