Pemancing Terjatuh di Tebing Bukit Lampu Padang, Tim SAR Kerahkan 7 Personel untuk Evakuasi
Seorang pemancing terjatuh di tepi tebing kawasan Bukit Lampu, Teluk Kabung, Kota Padang, Minggu pagi. Korban diduga kehilangan keseimbangan saat mendekati lokasi memancing dan mengalami cedera fraktur pada ekstremitas bawah. Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang mengerahkan tujuh personel beserta peralatan SAR untuk mengevakuasi korban dari medan terjal.
Seorang pemancing dilaporkan terjatuh di tepi tebing kawasan Bukit Lampu, Kecamatan Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Minggu (13/9). Insiden tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang dari BPBD Kota Padang sekitar pukul 08.24 WIB melalui laporan yang disampaikan Orlando.
Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan personel untuk operasi pencarian dan pertolongan. Berdasarkan informasi awal, korban berangkat dari rumah sekitar pukul 06.30 WIB dengan tujuan memancing di kawasan Bukit Lampu.
Saat mendekati lokasi memancing yang berada di pinggir jurang, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke area tepi tebing. Akibatnya, korban mengalami cedera yang diduga berupa fraktur pada bagian ekstremitas bawah dan meminta pertolongan untuk dievakuasi dari lokasi kejadian.
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang bergerak menuju lokasi pada pukul 08.45 WIB. Sebanyak tujuh personel dikerahkan dalam operasi tersebut, dengan estimasi waktu perjalanan darat sekitar satu jam untuk mencapai titik kejadian.
Lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 1°02'35.2"S 100°22'47.8"E. Jarak garis lurus dari kantor SAR ke lokasi sekitar 26,69 kilometer, sedangkan jarak tempuh melalui jalur darat mencapai sekitar 32 kilometer.
Dalam pelaksanaan operasi, tim SAR membawa sejumlah peralatan pendukung, seperti Rescue Car, peralatan SAR mountaineering, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta drone thermal. Peralatan itu disiapkan untuk membantu proses pencarian sekaligus evakuasi korban mengingat medan di lokasi cukup terjal.
Abdul Malik menyebutkan bahwa kondisi medan yang terjal menjadi salah satu kendala dalam proses evakuasi. Tim tetap harus memperhatikan keselamatan personel selama menjangkau posisi korban.
Hingga laporan awal diterima, data identitas korban masih dalam proses pendataan. Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan berawan, dan operasi SAR masih dilakukan oleh tim gabungan untuk mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0