Mobil Terjun ke Jurang di Sitinjau Lauik, Dua Penumpang Ditemukan Selamat

Sebuah mobil masuk jurang di kawasan Sitinjau Lauik, Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu dini hari, diduga akibat jalan licin dan berkabut. Dua penumpang, Aman Saputra (31) dan Eri Tanjung (49), berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan. Operasi SAR melibatkan puluhan personel dan sejumlah peralatan, dengan kendala minimnya penerangan di lokasi.

Oct 3, 2026 - 08:02
Oct 3, 2026 - 08:02
 0
Mobil Terjun ke Jurang di Sitinjau Lauik, Dua Penumpang Ditemukan Selamat
Mobil Terjun ke Jurang di Sitinjau Lauik, Dua Penumpang Ditemukan Selamat

Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (12/9) dini hari. Sebuah mobil dilaporkan masuk ke dalam jurang setelah pengemudi kehilangan kendali. Kondisi jalan yang licin disertai kabut diduga menjadi penyebab kendaraan keluar dari badan jalan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Abdul Malik, menyatakan bahwa pihaknya menerima informasi kejadian tersebut sekitar pukul 02.40 WIB. Laporan awal datang dari Randi, sopir ambulans Marola Kembar. Menurut laporan yang diterima, kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.05 WIB.

Di dalam kendaraan tersebut terdapat dua orang, yakni Aman Saputra (31) dan Eri Tanjung (49). Keduanya merupakan laki-laki asal Padang Sidempuan. Mendapat laporan itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang segera mengerahkan 10 rescuer menuju lokasi pada pukul 02.57 WIB.

Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 03.55 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang sudah berada di sekitar tempat kejadian. Abdul Malik menjelaskan bahwa saat tim tiba, kedua korban telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam kondisi selamat. Korban kemudian dibawa ke rumah warga terdekat untuk mendapat penanganan medis.

Meski kedua korban sudah dievakuasi, personel SAR tetap melakukan penyisiran ke dalam jurang. Langkah itu dilakukan untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih berada di lokasi dan membutuhkan pertolongan. "Penyisiran dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi korban yang membutuhkan evakuasi," ujar Abdul Malik.

Setelah pemeriksaan dilakukan dan dipastikan tidak ada korban lain, operasi SAR dinyatakan dapat diusulkan untuk ditutup. Pada pukul 06.15 WIB, seluruh unsur yang terlibat melaksanakan debriefing sebelum kembali ke satuan masing-masing.

Operasi tersebut melibatkan 10 personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang. Selain itu, turut membantu Polsek Lubuk Kilangan sebanyak lima personel, BPBD Kota Padang lima personel, Rumah Zakat satu personel, Tim Marola Kembar dua personel, PKJR 10 personel, serta sekitar 50 orang masyarakat.

Dalam pelaksanaan evakuasi, tim SAR menggunakan sejumlah peralatan, antara lain rescue car D-Max box, rescue car double cabin, peralatan ekstrikasi, peralatan mountaineering, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta peralatan SAR lainnya. Salah satu kendala yang dihadapi petugas di lapangan adalah minimnya penerangan.

Abdul Malik mengimbau masyarakat yang melintas di kawasan Sitinjau Lauik agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi jalan licin dan berkabut. Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan memastikan kondisi kendaraan tetap aman demi mencegah terjadinya kecelakaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0