Kunjungan Rahasia Bos CIA ke Moskow Bikin Geger, Trump Beri Penjelasan Mengejutkan

Direktur CIA John Ratcliffe dikabarkan melakukan kunjungan mendadak ke Moskow pada Senin (24/8). Laporan Wall Street Journal menyebut kunjungan itu untuk memperingatkan Kremlin agar tidak menyerang anggota NATO. Presiden AS Donald Trump membantah laporan tersebut dan menyebut misi Ratcliffe sebagai hal rutin untuk mengakhiri perang Ukraina. Kremlin mengonfirmasi kunjungan itu terkait dinas rahasia tanpa pertemuan dengan Putin.

Sep 30, 2026 - 12:03
Sep 30, 2026 - 12:03
 0
Kunjungan Rahasia Bos CIA ke Moskow Bikin Geger, Trump Beri Penjelasan Mengejutkan
Kunjungan Rahasia Bos CIA ke Moskow Bikin Geger, Trump Beri Penjelasan Mengejutkan

Direktur Central Intelligence Agency (CIA) John Ratcliffe menjadi sorotan publik setelah dilaporkan melakukan kunjungan mendadak ke Moskow, Rusia, pada Senin (24/8) malam. Lawatan tanpa pemberitahuan itu langsung memicu spekulasi mengenai adanya misi khusus di baliknya.

Wall Street Journal (WSJ) pada Rabu (26/8) melaporkan bahwa kunjungan Ratcliffe ke Rusia bertujuan memperingatkan Kremlin agar tidak menyerang anggota NATO. Laporan itu merujuk pada penilaian intelijen AS yang menyebut Rusia tampaknya ingin menguji NATO melalui serangan terbatas terhadap salah satu anggotanya, baik berupa serangan siber maupun invasi militer skala kecil.

Presiden AS Donald Trump membantah laporan tersebut. Dalam wawancara telepon dengan Glenn Beck di program radionya pada Rabu, Trump menegaskan bahwa kunjungan Ratcliffe bukan untuk hal-hal yang disebutkan dalam laporan itu. "Dia ada di sana untuk semacam rutinitas biasa," kata Trump. "John Ratcliffe adalah orang yang fantastis. Dia kepala CIA, dan dia tidak berada di sana untuk hal-hal yang Anda katakan."

Trump menyatakan bahwa misi Ratcliffe ke Rusia adalah untuk mengakhiri perang Ukraina. Menurutnya, mungkin akan ada sesuatu yang terungkap dari kunjungan tersebut. "Kami bekerja sangat keras untuk mengakhiri perang ini, dan terus terang, mereka berdua sama-sama ingin mengakhirinya," ujarnya, seperti dikutip CNN.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, juga angkat bicara mengenai kunjungan Ratcliffe ke Moskow. Ia menyebut Ratcliffe datang terkait "dinas rahasia" dan tidak bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Peskov menambahkan bahwa pertemuan Ratcliffe dengan pejabat Rusia berjalan positif.

Kunjungan ini merupakan yang pertama bagi Ratcliffe ke Rusia sejak 2021. Terakhir kali seorang direktur CIA mengunjungi Moskow adalah pada November 2021, ketika William Burns memperingatkan Rusia agar tidak mengirim pasukan ke Ukraina. Beberapa minggu setelah peringatan itu, Kremlin melancarkan perang skala penuh terhadap Ukraina.

Lawatan Ratcliffe terjadi di tengah meningkatnya tekanan Rusia terhadap NATO selama setahun terakhir, termasuk penerbangan pesawat tak berawak atau pesawat militer di atas Polandia, Rumania, dan Latvia. John Foreman, yang menjabat sebagai atase militer Inggris di Moskow antara tahun 2019-2022, menilai pengiriman pejabat tinggi ke Rusia secara diam-diam bukan hal yang lazim. "Biasanya Amerika tidak mengirim pejabat berpangkat tinggi ke Moskow tanpa pemberitahuan dalam waktu singkat kecuali ada sesuatu yang sedang terjadi," ucapnya kepada program PM Radio 4.

Meski hubungan Washington dan Moskow tengah tegang akibat perang Rusia dengan Ukraina, kedua negara tetap mempertahankan komunikasi langsung mengenai masalah intelijen dan keamanan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0