Kedubes AS Minta Warganya Jauhi Kawasan DPR hingga Pejompongan Usai Demo Memanas di Jakarta

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengeluarkan imbauan agar warganya menghindari sejumlah kawasan di ibu kota pada Jumat (28/8), menyusul demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI sehari sebelumnya yang sempat memanas. Kedubes AS menyoroti peningkatan kehadiran polisi, penutupan jalan, dan gangguan lalu lintas di lokasi-lokasi protes.

Oct 1, 2026 - 04:02
Oct 1, 2026 - 04:02
 0
Kedubes AS Minta Warganya Jauhi Kawasan DPR hingga Pejompongan Usai Demo Memanas di Jakarta
Kedubes AS Minta Warganya Jauhi Kawasan DPR hingga Pejompongan Usai Demo Memanas di Jakarta

Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta mengeluarkan imbauan kepada warga negaranya untuk menjauhi sejumlah wilayah di ibu kota pada Jumat (28/8). Langkah ini diambil setelah demonstrasi yang digelar sehari sebelumnya di depan Gedung DPR/MPR RI meluas ke beberapa titik lain di Jakarta.

Dalam keterangan resmi di laman Kedubes AS, polisi melaporkan adanya demonstrasi aktif di sejumlah lokasi, antara lain di depan terminal bus Kemanggisan arah utara, Jakarta Barat; dekat Menara BNI Pejompongan, Jakarta Pusat; di depan terminal bus Peamburan, Jakarta Pusat; serta di depan Kompleks DPR/MPR, Jakarta Pusat.

Kedubes AS mencatat bahwa aksi protes tersebut berdampak pada meningkatnya kehadiran aparat kepolisian, penutupan sejumlah ruas jalan, hingga gangguan lalu lintas di sekitar lokasi.

"Setiap demonstrasi, bahkan yang dimaksudkan untuk damai, dapat meningkat dan berubah menjadi kekerasan," demikian bunyi imbauan Kedubes AS.

Kedubes AS secara tegas meminta warganya menghindari area di sekitar Kompleks DPR/MPR dan lokasi protes lainnya. Mereka juga diimbau menjauhi keramaian serta tidak mendekati demonstrasi.

Selain itu, warga AS diminta memantau media lokal untuk memperoleh informasi terkini dan menyisihkan waktu tambahan dalam melakukan perjalanan, mengingat kemungkinan adanya penutupan jalan. "Ikuti petunjuk dari pihak berwenang setempat. Waspadai lingkungan sekitar Anda," tutup Kedubes AS.

Demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8) terutama digelar oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Massa menuntut pengesahan rancangan undang-undang (RUU) perampasan aset.

Menjelang malam, situasi demonstrasi memanas ketika massa berusaha merusak pagar gerbang utama Gedung DPR/MPR. Polisi kemudian memukul mundur demonstran hingga massa berlarian. Di sejumlah lokasi, sejumlah orang dilaporkan membakar pos polisi dan kendaraan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0