ISPU Padang Tembus 214, BPBD Bagikan 11 Ribu Masker ke Pengguna Jalan
Kualitas udara Kota Padang berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dengan nilai ISPU 214 di kawasan Padang Pasir akibat dominasi PM2,5. BPBD Kota Padang membagikan 11.000 masker di tiga titik strategis, terutama bagi pengguna jalan, sebagai perlindungan dini. Warga diimbau membatasi aktivitas luar ruangan dan memperbanyak konsumsi air putih.
Kualitas udara di Kota Padang berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dari sistem pemantauan Kementerian Lingkungan Hidup, kawasan Padang Pasir mencatat nilai ISPU 214 pada Senin (7/9), yang masuk kategori Sangat Tidak Sehat.
Kondisi tersebut didominasi oleh parameter PM2,5, partikel halus yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi siapa pun yang terpapar, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Situasi ini pun menjadi perhatian serius karena mobilitas warga dinilai dapat memperbesar paparan terhadap partikel berbahaya tersebut.
Sebagai langkah perlindungan dini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang membagikan 11.000 masker kepada masyarakat. Pembagian ini diprioritaskan bagi pengguna jalan raya yang setiap hari terpapar langsung udara luar.
Distribusi masker dilakukan di tiga titik strategis, yaitu depan Kantor Wali Kota Padang di Jalan By Pass, depan Rumah Dinas Wali Kota Padang di Jalan A. Yani, dan persimpangan lampu merah Sawahan. Kegiatan ini juga dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdako Padang, Corri Saidan, serta perwakilan Kelompok Siaga Bencana (KSB) se-Kota Padang yang membantu proses distribusi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menegaskan bahwa pembagian masker merupakan upaya mengurangi dampak paparan polusi udara terhadap kesehatan masyarakat. "Kondisi kualitas udara saat ini berada pada kategori sangat tidak sehat. Oleh karena itu, BPBD Kota Padang bersama unsur terkait melakukan pembagian 11.000 masker kepada masyarakat, terutama pengguna jalan, sebagai bentuk perlindungan dini agar mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan partikel udara," ujarnya.
Selain mengimbau warga memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, Hendri juga meminta masyarakat membatasi kegiatan luar ruangan jika tidak mendesak. Warga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kondisi tubuh di tengah kualitas udara yang memburuk.
BPBD Kota Padang menyatakan akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjalankan langkah mitigasi. Tujuannya tidak lain melindungi masyarakat dari dampak buruk pencemaran udara yang sedang melanda kawasan tersebut.
Bagi warga yang membutuhkan informasi kebencanaan dan kedaruratan, BPBD Kota Padang menyediakan layanan darurat 112 serta kanal informasi resmi BPBD Kota Padang yang dapat diakses kapan saja.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0