GTA 6 Rilis 19 November, Karyawan Ramai-Ramai Ambil Cuti dan Bos Mulai Cemas

Perilisan GTA 6 pada 19 November mendatang dikhawatirkan menurunkan produktivitas karyawan. Hampir 5 juta orang telah melakukan pre-order dan sejumlah pekerja berencana mengambil cuti panjang, bahkan ada yang menyebut hari rilis bakal jadi libur tidak resmi.

Oct 2, 2026 - 00:03
Oct 2, 2026 - 00:03
 0
GTA 6 Rilis 19 November, Karyawan Ramai-Ramai Ambil Cuti dan Bos Mulai Cemas
GTA 6 Rilis 19 November, Karyawan Ramai-Ramai Ambil Cuti dan Bos Mulai Cemas

Jakarta, CNN Indonesia -- Antusiasme terhadap perilisan game Grand Theft Auto (GTA) VI pada 19 November mendatang ternyata membawa kekhawatiran tersendiri bagi dunia kerja. Sejumlah pengamat menilai produktivitas karyawan berpotensi menurun karena mereka akan menghabiskan waktu untuk memainkan game tersebut.

Tingginya minat terhadap GTA 6 terlihat dari hampir 5 juta orang di seluruh dunia yang telah melakukan pre-order, baik di Play Station maupun Xbox. Lonjakan ini wajar mengingat sudah 13 tahun berlalu sejak GTA generasi sebelumnya dirilis.

Perilisan game ini diperkirakan akan memengaruhi sebagian besar populasi pekerja untuk mengajukan cuti. Fenomena tersebut bahkan diprediksi akan menjelma menjadi semacam hari libur tidak resmi.

Dikutip dari Futurism, perilisan GTA 6 diperkirakan mengulang sejarah perilisan Fallout 4 pada 2015. Ketika itu, banyak pekerja merencanakan izin sakit pada hari perilisan game tersebut, dan pengembang game bahkan mendukungnya dengan mengeluarkan surat keterangan dokter palsu.

Meski dampak terhadap produktivitas di tempat kerja belum bisa dipastikan, antusiasme luar biasa pada perilisan GTA 6 dinilai berpotensi menjadi masalah nyata bagi produktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Seorang pekerja bernama Bud Burruss mengaku telah berencana meluangkan waktu lima hari penuh untuk dirinya sendiri saat game tersebut dirilis. Software engineer sekaligus ayah tiga anak itu membayangkan akan menutup pintu rapat-rapat pada hari-hari tersebut.

"Saya tidak akan memainkannya selama 20 jam nonstop seperti ayah yang tidak bertanggung jawab, tapi sejak awal kita akan bermain habis-habisan," ujar Burruss.

Hal serupa disampaikan Anna Ray, seorang sales medis. Ia berencana mengambil cuti sepekan penuh pada hari perilisan. "Perilisan game ini sudah dijadwalkan ulang berkali-kali, jadi baiklah, kita akan benar-benar melakukannya pada 19 November. Saya akan mengambil cuti dari Kamis hingga Kamis," kata Ray.

Selain berkurangnya jam kerja akibat cuti panjang, efek jangka panjang setelah para gamer kembali bekerja juga perlu diperhatikan. Sebuah analisis berdasarkan survei terhadap 2 ribu pemain game menunjukkan bahwa bergadang untuk bermain game hingga larut malam berkontribusi pada penurunan produktivitas rata-rata selama dua jam pada hari berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0