Erupsi Anak Gunung Krakatau Meluas, 21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Dibatalakan

Erupsi Anak Gunung Krakatau memaksa pembatalan 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) per pukul 12.48 WIB, Minggu (6/9/2026). Pembatalan melibatkan tujuh maskapai, dengan Citilink Indonesia terdampak paling banyak. Manajemen BIM menegaskan pembatalan demi keselamatan penumpang dan kru.

Sep 30, 2026 - 08:03
Sep 30, 2026 - 08:03
 0
Erupsi Anak Gunung Krakatau Meluas, 21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Dibatalakan
Erupsi Anak Gunung Krakatau Meluas, 21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Dibatalakan

Jumlah penerbangan yang dibatalkan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) terus bertambah akibat erupsi Anak Gunung Krakatau. Hingga pembaruan pukul 12.48 WIB, Minggu (6/9/2026), tercatat 21 penerbangan dari dan menuju BIM mengalami pembatalan, naik signifikan dari tujuh penerbangan pada pembaruan pukul 07.40 WIB.

Pembatalan ini dipicu oleh sebaran abu vulkanik yang mengganggu jalur penerbangan serta operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) Jakarta. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang BIM, Dony Subardono, menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi keselamatan.

"Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat," ujar Dony.

Data pembaruan menunjukkan penerbangan yang dibatalkan berasal dari tujuh maskapai: Lion Air, Citilink Indonesia, Pelita Air, Super Air Jet, Garuda Indonesia, Batik Air, dan Susi Air. Citilink Indonesia menjadi maskapai dengan jumlah penerbangan terdampak terbanyak, yakni 10 penerbangan, meliputi rute Jakarta-Padang, Padang-Jakarta, serta Halim Perdanakusuma-Padang dan sebaliknya.

Lion Air membatalkan tiga penerbangan, yaitu JT 353 rute Padang-Jakarta (06.05 WIB), JT 256 rute Jakarta-Padang (tiba 10.45 WIB), dan JT 257 rute Padang-Jakarta (18.40 WIB). Sementara itu, Pelita Air membatalkan IP 350 dan IP 351, Super Air Jet membatalkan IU 812 dan IU 813, Garuda Indonesia membatalkan GA 148 dan GA 149, serta Batik Air membatalkan ID 7109 dan ID 7108.

Susi Air juga turut membatalkan dua penerbangannya, yakni SI 7294 rute MPC-Padang dan SI 200 rute Padang-Pekanbaru. Dony menyatakan bahwa manajemen BIM telah berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk memastikan penanganan penumpang yang terdampak, baik pembatalan maupun penundaan.

"Manajemen Bandara Internasional Minangkabau telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait guna memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami pembatalan dan penundaan penerbangan serta secara rutin melakukan pembaruan informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau," jelasnya.

Dony mengimbau calon penumpang untuk memantau status penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai masing-masing sebelum menuju bandara. Manajemen BIM menegaskan bahwa informasi penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan erupsi, sebaran abu vulkanik, dan operasional bandara tujuan.

Oleh karena itu, masyarakat diminta memastikan kembali status penerbangan melalui kanal resmi maskapai. Perkembangan operasional penerbangan selanjutnya akan diperbarui sesuai informasi terbaru dari pihak bandara dan maskapai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0