ChatGPT, Claude, dan Grok Tumbang Serentak, Teori Serangan Negara Jadi Sorotan
ChatGPT, Claude, dan Grok mengalami gangguan serentak dalam beberapa jam terakhir. Penyebabnya masih misterius, namun diduga berkaitan dengan gangguan Microsoft Azure. Pendiri Cardano Charles Hoskinson melontarkan teori bahwa ada negara di balik peristiwa ini dan menyoroti ketergantungan pada chip Nvidia. Layanan berangsur pulih pada Jumat pagi.
Gangguan serentak menimpa sejumlah platform kecerdasan buatan (AI) ternama dalam beberapa jam terakhir. ChatGPT milik OpenAI, Claude buatan Anthropic, dan Grok dari X kompak tidak bisa diakses, memicu lonjakan laporan di DownDetector serta konfirmasi dari dasbor status masing-masing layanan.
Meski kendala teknis pada layanan AI bukan hal baru, tumbangnya tiga platform besar secara bersamaan menjadi fenomena yang jarang terjadi. Dampaknya pun meluas, dengan alat bantu AI seperti Cursor mengonfirmasi ikut terdampak akibat gangguan pada Grok dan Claude.
Menariknya, Google Gemini tidak terpengaruh oleh kendala ini. Laporan 9to5 Google pada Kamis (4/9) menyebut Gemini sempat mengalami lonjakan laporan masalah di waktu yang hampir bersamaan, tetapi Google tidak mengonfirmasi adanya gangguan pada sistem mereka.
Penyebab utama insiden ini diduga berkaitan dengan Microsoft Azure yang juga mencatat peningkatan laporan gangguan. Ketiga platform tersebut memang mengandalkan layanan komputasi awan Azure, meski mereka juga menggunakan penyedia lain seperti Google.
Memasuki Jumat pagi (5/9), sejumlah layanan mulai berangsur pulih seiring menurunnya laporan dari pengguna. OpenAI menyatakan perbaikan telah diterapkan dan sistem sedang dalam proses pemulihan. Claude mengonfirmasi sebagian besar modelnya sudah kembali normal, kecuali Opus 4.8 dan Opus 5, sementara Grok masih menginformasikan gangguan di platform mereka.
Pendiri platform Cardano, Charles Hoskinson, sempat melontarkan teori terkait tumbangnya tiga platform AI tersebut. Ia menilai peristiwa ini kemungkinan besar disebabkan oleh serangan dari sebuah negara, bukan sekadar gangguan teknis atau aksi hacker.
"Kelihatannya ada negara yang menjatuhkan Claude, ChatGPT, dan Grok," kata Hoskinson, melansir Beincrypto.
Hoskinson juga menyoroti mengapa Gemini tidak mengalami gangguan. Menurutnya, model AI buatan Google itu menggunakan Tensor Processing Units (TPUs) buatan sendiri, berbeda dengan para pesaingnya yang bergantung pada chip Nvidia.
"Mereka semua menggunakan chip Nvidia, Google tidak," ujarnya menanggapi seorang pengguna media sosial.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0