BMKG Buka Suara soal Sesar Aktif Surabaya-Madura yang Ramai Dibahas, Warga Diminta Tak Panik

BMKG menegaskan sesar di Surabaya-Madura yang ramai dibahas di media sosial bukanlah sesar baru, melainkan sudah tercatat dalam kajian Pusgen 2017 dan pemutakhiran 2024. Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, mengimbau masyarakat tidak panik dan lebih meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi gempa.

Oct 3, 2026 - 20:02
Oct 3, 2026 - 20:02
 0
BMKG Buka Suara soal Sesar Aktif Surabaya-Madura yang Ramai Dibahas, Warga Diminta Tak Panik
BMKG Buka Suara soal Sesar Aktif Surabaya-Madura yang Ramai Dibahas, Warga Diminta Tak Panik

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) angkat bicara menanggapi unggahan viral yang menyebut adanya sesar atau patahan baru di kawasan Surabaya-Madura. BMKG menegaskan sesar di wilayah tersebut memang aktif, tetapi bukan merupakan sesar yang baru muncul.

Penegasan itu disampaikan Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, pada Selasa (8/9). Menurutnya, keberadaan sesar aktif di Surabaya-Madura sudah tercantum dalam kajian Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) 2017 dan diperbarui pada 2024.

"Kalau sudah masuk ke buku Pusgen berarti sesar masuk kategori aktif. Namun warga tidak perlu khawatir," kata Ricko, dikutip dari Detikcom.

Ricko menjelaskan, sesar yang dimaksud memang terdaftar dalam Pusgen. Karena itu, ia meminta masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa seperti Indonesia untuk menyikapi informasi tersebut dengan bijak.

"Jadi di Pusgen memang sesar yang dimaksud tersebut tercantum di dalamnya. Sebagai masyarakat yang tinggal di daerah yang memang memiliki bahaya gempa seperti kita di Indonesia, sebaiknya bisa menyikapi informasi tersebut dengan bijak," jelasnya.

Ia juga mengimbau agar kajian kegempaan tidak disikapi dengan kepanikan, melainkan dengan kesiapsiagaan. Menurut Ricko, kajian bahaya gempa dibuat para ahli bukan untuk menimbulkan rasa takut, tetapi untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan masyarakat.

"Adanya kajian bahaya gempa bumi oleh para ahli kegempaan adalah bukan untuk menimbulkan kepanikan, ketakutan, dan sejenisnya. Melainkan kita harus menyikapi dengan bijak, meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kita terhadap apa yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan setelah kejadian gempa bumi terjadi," ujarnya.

Ricko menambahkan, hingga saat ini gempa bumi belum dapat diprediksi kapan akan terjadi. Karena itu, kesiapsiagaan individu dinilai sangat penting untuk terus ditingkatkan.

"Karena hingga saat ini gempa bumi belum dapat diprediksi kapan terjadinya oleh siapapun kalau gempabuminya belum terjadi, maka kesiapsiagaan individu sangat perlu untuk ditingkatkan," imbuhnya.

Sebelumnya, video yang membahas keberadaan sesar aktif di Surabaya diunggah akun @gempa_dan_cuaca sekitar enam hari lalu. Unggahan itu telah ditonton 497 ribu kali, disukai 15,9 ribu pengguna, dan mendapat 1.063 komentar. Dalam video tersebut, pria yang tampil menjelaskan klaim mengenai adanya patahan aktif baru di Surabaya.

"Sudah tahu kah kalian, Surabaya Memiliki Patahan Aktif Baru? Ini daerah yang di lintasinya," tulis akun @gempa_dan_cuaca dalam caption video tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0