83 Siswa MTsN 1 Pariaman Keracunan Usai Santap MBG, Sampel Makanan Dikirim ke Lab BPOM Padang
Dinas Kesehatan Kota Pariaman mengirim sampel makanan ke laboratorium BPOM Padang untuk mengungkap penyebab keracunan yang menimpa 83 siswa MTsN 1 Pariaman setelah menyantap paket Makan Bergizi Gratis (MBG). Puluhan siswa dilarikan ke IGD Rumah Sakit M Yamin dan pihak sekolah diminta terus memantau kondisi korban.
Dinas Kesehatan Kota Pariaman resmi mengirimkan sampel makanan ke laboratorium BPOM Padang untuk menelusuri penyebab pasti insiden keracunan yang menimpa puluhan siswa MTsN 1 Pariaman. Langkah ini diambil agar faktor utama penyebab keracunan dapat diketahui secara akurat sesuai mekanisme yang berlaku.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Rudi Rapenaldi Rilis, membenarkan bahwa sampel telah dikirim ke laboratorium di Padang. Menurutnya, hasil uji laboratorium nantinya akan menjelaskan apa yang sebenarnya menjadi pemicu keracunan tersebut.
"Sampelnya sudah kita bawa ke laboratorium di Padang," ujar Rudi kepada infosumbar, Senin (14/9).
Selain melakukan uji laboratorium, Dinkes Pariaman juga terus memantau perkembangan jumlah korban di lapangan. Berdasarkan data sementara, sebanyak 83 siswa tercatat mengalami keracunan usai menyantap paket MBG.
"Hingga saat ini, jumlah siswa yang mengalami keracunan terdata sebanyak 83 orang. Pihak sekolah juga kita instruksikan untuk terus melakukan pemantauan," jelas Rudi.
Insiden ini bermula ketika kepanikan melanda lingkungan MTsN 1 Kota Pariaman di kawasan Pauh pada Senin (14/9/2026) siang. Puluhan siswa mendadak dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami gejala keracunan pascamengonsumsi santapan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sejumlah saksi mata menuturkan, suasana sekolah berubah panik ketika puluhan murid secara beruntun mengeluhkan mual dan pusing tak lama setelah mengonsumsi makanan paket MBG. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu menyebut para siswa langsung dilarikan ke rumah sakit.
"Iya, informasinya seperti itu, sekarang siswa sudah dibawa ke rumah sakit," kata Eki Rafki, salah seorang warga yang mengetahui kejadian tersebut.
Sementara itu, Fandi menuturkan bahwa puluhan siswa saat ini tengah menjalani perawatan di ruang IGD Rumah Sakit M Yamin, Pariaman. "Ini masih di rumah sakit, banyak siswa yang dibawa ke sini," tuturnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0