Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Drama Adu Penalti Lawan Thailand, Tagar Indonesia Juara Membanjiri X
Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2 di SUGBK Jakarta. Laga berakhir imbang 2-2 hingga extra time, lalu Elkan Baggott menyamakan kedudukan sebelum penalti. Kemenangan dramatis ini memicu tagar Indonesia Juara menggema di media sosial X.
Tim nasional Indonesia resmi menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2. Pertandingan final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (5/10) itu berakhir imbang 2-2 selama 120 menit, sehingga juara harus ditentukan lewat tos-tosan.
Kemenangan dramatis ini langsung disambut euforia masyarakat Tanah Air. Di platform media sosial X, tagar 'Indonesia Juara' menggema hingga Selasa (6/10) sebagai bentuk suka cita atas keberhasilan skuad Garuda. Beragam cuitan dari warganet membanjiri linimasa, mulai dari ucapan syukur hingga luapan haru.
"Alhamdulillah Indonesia Juara!!! Terima kasih Pak Herdman dan kepada seluruh pemain yang telah berjuang," tulis salah satu pengguna X, @boz****, pada Senin (5/10). Pengguna lain, @kutu*********, juga menyatakan kebahagiaannya. "Timnas Day. Indonesia Juara patut dirayakan. KING INDO. Indonesia menyala. Garuda ku menang!" cuitnya.
Tak sedikit pula warganet yang menyambut gelar ini dengan haru. Akun @jery******** mengungkapkan, "Bertahun-tahun menunggu, dari kecil hingga dewasa, akhirnya aku bisa menyaksikan sendiri. Indonesia juara." Gelar ini terasa istimewa karena timnas sempat beberapa kali gagal di partai final.
Perjalanan Indonesia menuju juara tidak berjalan mulus. Di laga pembuka, Timnas menang meyakinkan 2-0 atas Singapura berkat gol Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny. Laga kedua melawan Malaysia berakhir 0-0, meski Indonesia harus bermain dengan sepuluh orang setelah Thom Haye mendapat kartu merah di menit ke-36.
Pertandingan ketiga kontra Bangladesh juga berlangsung menegangkan. Indonesia dan Malaysia bersaing ketat dalam selisih gol. Beruntung, dua gol di dua menit terakhir masa injury time babak kedua membuat Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh. Kemenangan itu membuat Indonesia keluar sebagai juara grup dengan keunggulan produktivitas gol 11 banding 9 atas Malaysia, meski selisih gol kedua tim sama-sama +9.
Di partai final, Thailand yang dikenal sering menggagalkan mimpi Indonesia memberikan perlawanan sengit. Indonesia sempat unggul lewat gol Dean James di menit ke-84, tetapi Thailand menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron pada menit ke-87. Di babak extra time, Thailand bahkan berbalik unggul lewat Peeradon Chamratsamee di menit ke-111, memanfaatkan tembakan mendatar yang tak mampu dibendung Emil Audero.
Ketika waktu hampir habis, Elkan Baggott menjadi penyelamat. Ia meneruskan umpan Rizky Ridho menjadi gol penyama kedudukan, memaksa laga berlanjut ke adu penalti. Dalam drama tos-tosan, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugasnya. Di kubu Thailand, tendangan Sarach Yooyen membentur tiang, dan tembakan Nattapong Sayriya diblok Emil Audero. Indonesia pun memastikan diri sebagai juara.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)