Serangan Iran Hantam Pusat Intelijen AS di Timur Tengah, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Dolar

Serangan rudal dan drone Iran dilaporkan untuk pertama kali berhasil merusak fasilitas intelijen serta peralatan pengawasan AS di sejumlah negara Arab. Empat sumber menyebut kerusakan itu lebih besar dari yang pernah dialami badan intelijen AS, dengan biaya perbaikan dan penggantian ditaksir mencapai miliaran dolar. Ketegangan AS-Iran masih berlanjut meski sudah ada MoU damai pada Juni.

Sep 30, 2026 - 04:03
Sep 30, 2026 - 04:03
 0
Serangan Iran Hantam Pusat Intelijen AS di Timur Tengah, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Dolar
Serangan Iran Hantam Pusat Intelijen AS di Timur Tengah, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Dolar

Serangan rudal dan drone yang dilancarkan Iran dikabarkan untuk pertama kalinya berhasil merusak fasilitas intelijen serta peralatan pengawasan milik Amerika Serikat di sejumlah kawasan Timur Tengah. Akibatnya, Washington diperkirakan menanggung kerugian hingga miliaran dolar AS.

Informasi tersebut disampaikan empat orang yang mengetahui permasalahan ini kepada NBC News. Menurut mereka, serangan Teheran telah merusak bangunan dan peralatan pengumpulan informasi yang digunakan CIA bersama badan intelijen AS lainnya di negara-negara Arab.

Para sumber menilai skala kehancuran yang terjadi kali ini lebih besar dibandingkan kerusakan apa pun yang pernah dialami badan intelijen AS pada masa sebelumnya. Diperkirakan dibutuhkan dana miliaran dolar untuk memperbaiki maupun mengganti seluruh kerusakan tersebut.

Ketegangan antara AS dan Iran sendiri masih berlanjut sejak AS bersama Israel mengobarkan perang pada 28 Februari lalu. Meski kedua pihak telah meneken nota kesepahaman atau MoU damai pada Juni, perundingan menuju perdamaian akhir justru tersendat akibat perselisihan di Selat Hormuz.

Awal pekan ini, Presiden AS Donald Trump mengumumkan penjatuhan sanksi baru terhadap Iran dan sejumlah entitas global yang berbisnis dengan negara tersebut. Langkah itu menambah daftar tekanan Washington terhadap Teheran di tengah situasi yang memanas.

Sejumlah analis menilai penargetan ekonomi Iran menandakan keputusasaan Trump terhadap situasi perang. Penilaian itu muncul menyusul kekeraskepalaan Iran, menipisnya amunisi Washington, serta dugaan menurunnya moral para personel.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak AS maupun Iran terkait laporan kerusakan fasilitas intelijen tersebut. Situasi di kawasan Timur Tengah pun masih menjadi perhatian karena ketegangan kedua negara belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0