PLN Edukasi 40 Siswa SMA di Agam soal Bahaya Listrik dan Cara Aman Menggunakannya
PLN ULP Lubuk Basung mengedukasi sekitar 40 siswa SMA Negeri Agam Cendekia di Muko-Muko Tanjung Raya, Agam, tentang sistem ketenagalistrikan, keselamatan listrik, serta produk dan layanan PLN. Materi mencakup perjalanan energi listrik, Keselamatan Ketenagalistrikan (K2K3), aplikasi PLN Mobile, hingga inovasi energi bersih dan kendaraan listrik.
PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lubuk Basung yang berada di bawah PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukittinggi menggelar edukasi kelistrikan bagi sekitar 40 siswa SMA Negeri Agam Cendekia di Muko-Muko Tanjung Raya, Agam, Sumatera Barat, Jumat (4/9). Kegiatan ini menjadi upaya PLN mendekatkan pengetahuan tentang listrik kepada generasi muda sejak dini.
Dalam edukasi tersebut, para siswa diperkenalkan dengan perjalanan energi listrik, mulai dari proses pembangkitan, transmisi, jaringan distribusi, gardu distribusi, hingga listrik dapat dimanfaatkan oleh pelanggan di rumah dan lingkungan sekitar. Materi ini memberikan gambaran utuh tentang bagaimana listrik disediakan dan disalurkan sampai ke masyarakat.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menegaskan bahwa pengenalan ketenagalistrikan kepada generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun pemahaman dan kepedulian terhadap listrik, khususnya aspek keselamatan. Menurutnya, pengetahuan yang diberikan tidak hanya dipahami di ruang kelas, tetapi juga diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Selain mengenalkan sistem ketenagalistrikan, PLN memberikan pemahaman mengenai Keselamatan Ketenagalistrikan (K2K3). Materi mencakup potensi bahaya listrik serta cara menggunakan listrik secara aman, sehingga siswa dapat lebih memahami risiko dan menerapkan perilaku yang tepat ketika beraktivitas dengan maupun di sekitar peralatan dan jaringan listrik.
Di sisi layanan, siswa turut diperkenalkan dengan kemudahan akses berbagai produk dan layanan PLN melalui aplikasi PLN Mobile. Materi yang disampaikan meliputi pembelian token listrik, pembayaran tagihan, pengaduan gangguan, hingga permohonan layanan.
PLN juga mengenalkan perkembangan dan inovasi di sektor ketenagalistrikan, termasuk upaya mendukung perkembangan energi bersih dan kendaraan listrik. Pengetahuan tersebut memberikan gambaran kepada siswa mengenai perkembangan sistem kelistrikan yang terus mengikuti kebutuhan masyarakat dan kemajuan teknologi.
Kegiatan edukasi ini melibatkan tim PLN dari berbagai fungsi. Mereka terdiri dari Team Leader (TL) Teknik Andre Saputra, Team Leader (TL) Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) Kam Habibullah, tim dari Bagian Pelayanan Pelanggan serta PJ K3L PLN Electricity Services (PLN ES) Fahmi Alim.
Ririn menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya menyampaikan bagaimana listrik bekerja, tetapi juga bagaimana listrik digunakan dengan aman. Edukasi seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk mengenali potensi bahaya listrik dan mengambil langkah yang tepat dalam menjaga keselamatan diri maupun lingkungan.
PLN terus mengedepankan keselamatan sebagai bagian penting dalam pelayanan ketenagalistrikan. Edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu langkah konkret untuk memperkuat pemahaman bahwa keselamatan listrik tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kelistrikan, tetapi membutuhkan kepedulian dan perilaku aman dari seluruh masyarakat. Kehadiran PLN di SMA Negeri Agam Cendekia diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi para siswa, sehingga pengetahuan tentang listrik dapat menjadi bekal untuk mengenali risiko, menggunakan energi secara aman, serta menumbuhkan budaya keselamatan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0