CENTCOM: Serangan Balasan ke Iran sebagai Respons atas Agresi

Komando Pusat AS (CENTCOM) melancarkan serangan besar-besaran ke Iran pada Kamis dini hari sebagai balasan atas serangan Iran terhadap pangkalan AS di Yordania dan kapal tanker AS di Mesir. Presiden Trump menegaskan akan terus menyerang dengan keras. IRGC mengancam perlawanan berlanjut jika agresi AS berlanjut.

Aug 13, 2026 - 00:56
Aug 13, 2026 - 00:56
 0
CENTCOM: Serangan Balasan ke Iran sebagai Respons atas Agresi
CENTCOM: Serangan Balasan ke Iran sebagai Respons atas Agresi

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukannya telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada Kamis (30/7) dini hari waktu setempat. Serangan ini merupakan respons atas aksi Iran yang menyerang pangkalan militer AS di Yordania dan kapal tanker milik AS di pelabuhan Mesir.

Dalam pernyataan resminya di platform X, CENTCOM menyatakan bahwa serangan dimulai pada pukul 20.00 waktu AS atau pukul 03.00 waktu Iran. Mereka menegaskan bahwa operasi ini adalah bentuk respons kuat terhadap upaya serangan Iran terhadap pasukan AS di kawasan Timur Tengah.

Sehari sebelumnya, Iran menyerang pangkalan AS di Yordania. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengakui serangan tersebut dan menyatakan bahwa jika tindakan agresif dan ilegal AS berlanjut, maka perlawanan dari pihak Iran akan terus berlanjut.

Dalam insiden terpisah, sebuah kapal tanker pengangkut gas milik AS terbakar setelah terkena serangan drone di pelabuhan Mesir. Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut. IRGC hanya menyatakan bahwa pasukannya telah menembaki tiga kapal yang tidak patuh di Selat Hormuz.

Menanggapi dua insiden tersebut, Presiden AS Donald Trump menyatakan akan melancarkan balasan yang lebih kuat. "Kami akan menyerang mereka dengan sangat keras karena sekarang giliran kami untuk menyerang mereka. Mereka tahu itu akan terjadi," ujar Trump.

Serangan ini menandai eskalasi terbaru dalam ketegangan antara AS dan Iran di kawasan Timur Tengah. Situasi ini memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik yang lebih besar di wilayah tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0