BMKG Peringatkan Hujan Lebat Jumat Ini, Tiga Provinsi Berstatus Waspada
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan untuk periode 3-5 September 2026. Aceh, Kalimantan Utara, dan Papua berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada. Sejumlah wilayah lain seperti Banten, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan diperkirakan dilanda angin kencang. Tidak ada wilayah berstatus Siaga maupun Awas pada hari ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat (4/9). Peringatan ini berlaku untuk periode 3-5 September 2026.
Dalam peringatan tersebut, BMKG mencatat tiga provinsi yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada, yakni Aceh, Kalimantan Utara, dan Papua. Meski demikian, BMKG memastikan tidak ada wilayah yang masuk kategori Siaga maupun Awas pada hari ini.
Selain hujan lebat, BMKG juga mengidentifikasi sejumlah daerah yang berpotensi dilanda angin kencang. Wilayah tersebut meliputi Banten, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Pegunungan, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Sementara itu, hingga dasarian II September, BMKG memperkirakan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada kategori rendah hingga menengah. Curah hujan rendah diprakirakan tetap mendominasi, terutama di Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua.
"Pola ini sejalan dengan masih kuatnya pengaruh El Niño kategori sangat kuat dan IOD positif, yang secara umum membatasi suplai uap air dan mendukung bertahannya kondisi relatif kering di berbagai wilayah Indonesia," tulis BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 1-6 September 2026.
Kendati demikian, peluang pertumbuhan awan dengan kategori sedang hingga tinggi masih dapat dijumpai di beberapa wilayah, terutama sebagian Sumatra bagian utara, Sulawesi bagian barat, hingga Papua bagian utara. MJO secara spasial diprakirakan aktif di pesisir utara Aceh, Selat Malaka bagian utara, Kepulauan Aru, Laut Arafuru bagian tengah hingga timur, serta sebagian Papua. Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif di pesisir timur Papua Selatan.
Dukungan terhadap pembentukan awan hujan juga berasal dari pembentukan daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah kawasan perairan. Kombinasi dinamika tersebut masih dapat memicu pengumpulan dan pengangkatan massa udara sehingga hujan secara lokal dengan intensitas bervariasi masih berpeluang terjadi di sebagian Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Meski demikian, BMKG memperkirakan hujan cenderung bersifat sporadis dan berdurasi relatif singkat di tengah dominasi kondisi kering yang masih berlangsung.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0