Warga dan Sekolah Resah, Pemkot Jakbar Bongkar Lapak Obat Keras di Palmerah

Pemkot Jakarta Barat melalui Kelurahan Kota Bambu Selatan membongkar lapak penjual obat keras ilegal di Jalan K.S. Tubun, Palmerah. Penertiban dilakukan setelah warga dan dua sekolah setempat resah akan transaksi obat keras yang dikhawatirkan ditawarkan kepada anak sekolah. Pemerintah akan memperketat pengawasan dengan patroli rutin.

Sep 29, 2026 - 16:03
Sep 29, 2026 - 16:03
 0
Warga dan Sekolah Resah, Pemkot Jakbar Bongkar Lapak Obat Keras di Palmerah
Warga dan Sekolah Resah, Pemkot Jakbar Bongkar Lapak Obat Keras di Palmerah

Pemerintah Kota Jakarta Barat bergerak cepat menindak peredaran obat keras ilegal di kawasan Palmerah. Melalui aparatur Kelurahan Kota Bambu Selatan, sebuah lapak yang diduga menjadi agen gelap penjualan obat keras dibongkar pada Selasa di Jalan K.S. Tubun.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyatakan bahwa penertiban ini merupakan respons atas laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi obat keras di lokasi tersebut. "Hari ini tadi ada penertiban obat keras ya. Itu sebelumnya sudah ada laporan masyarakat. Kemudian tiga pilar melakukan penertiban dan pengawasan di wilayah itu," ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Menurut Iin, langkah ini bertujuan menjauhkan warga sekitar, terutama lingkungan sekolah, dari bahaya peredaran obat keras ilegal. Ia menegaskan bahwa upaya menjaga Jakarta akan terus dilakukan dan akan dibahas kembali di tingkat kota. "Memang selama ini kan sudah ada tindakannya di wilayah lain. Akan kita lakukan lagi," tambahnya.

Lurah Kota Bambu Selatan, Fatihien, mengungkapkan bahwa keluhan warga terkait penjualan obat keras ilegal semakin meningkat belakangan ini. Warga RW 01 dan RW 02 yang berdekatan langsung dengan lokasi menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya. Selain itu, laporan juga masuk melalui JAKI atau CRM terkait peredaran obat yang tidak memiliki rujukan.

Kekhawatiran tidak hanya datang dari warga, tetapi juga dari dua sekolah di kawasan tersebut. Pihak sekolah meminta Kelurahan untuk memastikan tidak ada peredaran obat keras di wilayah Kota Bambu Selatan karena dikhawatirkan obat tersebut ditawarkan kepada anak-anak sekolah.

Dalam penertiban itu, petugas membongkar satu lapak yang diduga kuat menjadi tempat transaksi obat keras. "Memang satu lapak kita tertibkan, kita bongkar. Di situ banyak bekas-bekas obat-obatan yang sudah dipakai. Diduga ada transaksi di situ," kata Fatihien.

Ke depan, pengawasan akan diperketat dengan patroli rutin untuk mencegah aktivitas serupa terulang. Fatihien menyebut pihaknya akan menyusun jadwal patroli, bahkan tidak menutup kemungkinan dilakukan setiap hari atau minimal tiga kali dalam sepekan. Arahan dari pimpinan pun sudah diterima untuk merutinkan pengawasan di kawasan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0