Vanja Bukilic Siap Ganggu Konsentrasi Megawati, Psywar Jelang Duel di Liga Voli Korea

Vanja Bukilic, mantan rekan setim Megawati Hangestri Pertiwi di Red Sparks, mengaku siap melancarkan psywar dengan mengganggu konsentrasi Megawati jelang pertemuan mereka di liga voli Korea Selatan 2026/2027. Bukilic kini memperkuat Red Sparks, sementara Megawati telah bergabung dengan Hyundai Hillstate.

Oct 08, 2026 - 12:03
Updated: 17 hours ago
0 0
Vanja Bukilic Siap Ganggu Konsentrasi Megawati, Psywar Jelang Duel di Liga Voli Korea
Vanja Bukilic Siap Ganggu Konsentrasi Megawati, Psywar Jelang Duel di Liga Voli Korea

Pertemuan Megawati Hangestri Pertiwi dengan mantan rekan setimnya di Red Sparks, Vanja Bukilic, diprediksi akan berlangsung panas pada liga voli Korea Selatan 2026/2027. Bukilic secara terbuka mengaku telah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi atlet voli asal Indonesia tersebut.

Keduanya pernah bersama-sama membela Red Sparks pada musim 2024/2025. Namun kini jalan mereka terpisah. Megawati telah resmi menandatangani kontrak dengan Hyundai Hillstate, sedangkan Bukilic kembali memperkuat Red Sparks setelah musim lalu bermain di Italia.

Pemain asal Serbia itu mengungkapkan rencananya untuk mengganggu fokus Megawati saat kedua tim bertemu. Menurutnya, jika ia berhasil mengganggu konsentrasi Megawati, peluang Red Sparks untuk memenangi pertandingan akan terbuka lebar.

"Mega dan saya sudah sama-sama tahu satu sama lain. Kalau saya bisa mengganggu konsentrasinya, kami akan memiliki kemungkinan memenangi pertandingan," ujar Bukilic sambil tertawa.

Saat masih bermain bersama Megawati di Red Sparks, Bukilic turut mengantarkan klub asal Daejeon itu finis sebagai runner-up. Pencapaian tersebut menjadi yang terbaik bagi Red Sparks setelah terakhir kali juara pada musim 2011/2012.

Bukilic juga menyoroti kondisi Red Sparks saat ini yang dinilainya berbeda dibanding dua musim lalu. Ia menyebut rekan-rekan setimnya kini tampil optimistis dan percaya bahwa satu-satunya jalan adalah naik ke atas.

"Ketika saya berbicara dengan para pemain, semua tampak optimistis, percaya bahwa satu-satunya jalan adalah naik ke atas. Sama seperti dua tahun lalu, kami adalah tim kuat. Para pemain juga berpikir begitu," terangnya.

Terkait pelatih kepala baru Red Sparks, Kwoon Soon Chan, Bukilic mengaku belum mengenalnya dengan baik. Meski demikian, ia menegaskan bahwa siapa pun pelatihnya, seorang pemain voli hanya perlu fokus pada permainan.

"Saya belum mengenalnya dengan baik, tetapi terlepas dari siapa pun pelatihnya, seorang pemain voli hanya perlu fokus pada voli. Saya tidak memikirkan hal lain selain melakukan pekerjaan saya dengan baik dan menghasilkan hasil yang baik," pungkas Bukilic.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User