Trauma Healing bagi Anak Korban Longsor di Agam Digelar Mahasiswa KKN UNP

Mahasiswa KKN UNP menggelar trauma healing bagi siswa SDN 11 Pauh di Nagari Panta Pauh, Agam, pascabencana longsor. Kegiatan berupa permainan edukatif untuk memulihkan psikologis anak, seperti Lingkar Keluarga dan Tangkap Bola. Program ini bagian dari tiga program unggulan KKN di Jorong Pauh.

Aug 6, 2026 - 03:51
Aug 6, 2026 - 03:51
 0
Trauma Healing bagi Anak Korban Longsor di Agam Digelar Mahasiswa KKN UNP
Trauma Healing bagi Anak Korban Longsor di Agam Digelar Mahasiswa KKN UNP

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan kegiatan trauma healing bagi siswa SD Negeri 11 Pauh di Jorong Pauh, Nagari Panta Pauh, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak bencana longsor melalui permainan edukatif.

Seluruh siswa SDN 11 Pauh mengikuti kegiatan yang dipandu langsung oleh mahasiswa KKN UNP yang sedang menjalankan pengabdian di Jorong Pauh. Selain menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan psikososial agar anak-anak dapat kembali bersekolah dengan rasa aman dan semangat.

Bencana longsor yang melanda Nagari Panta Pauh beberapa waktu lalu tidak hanya merusak rumah warga, infrastruktur, lahan pertanian, serta mengganggu akses jalan, listrik, dan air bersih. Musibah tersebut juga berdampak pada kehidupan sosial masyarakat, termasuk terhentinya aktivitas belajar dan menurunnya aktivitas ekonomi warga.

Di balik kerusakan fisik, bencana juga meninggalkan trauma psikologis, terutama pada anak-anak. Rasa takut saat hujan turun, kecemasan akan bencana susulan, hingga kesedihan akibat kehilangan masih dirasakan sebagian warga. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN UNP menginisiasi trauma healing dengan pendekatan bermain yang dinilai efektif membantu anak mengekspresikan emosi, membangun rasa percaya diri, dan menciptakan pengalaman positif.

Koordinator kegiatan menjelaskan bahwa permainan yang digunakan dirancang untuk mendorong interaksi sosial, melatih konsentrasi, dan mengembalikan kegembiraan anak tanpa mengingatkan langsung pada peristiwa bencana. Dua permainan edukatif menjadi inti kegiatan: Lingkar Keluarga dan Tangkap Bola.

Lingkar Keluarga adalah permainan kelompok yang mengajak siswa bergerak mengikuti irama lagu. Saat lagu berhenti dan pembawa acara menyebut angka, siswa harus membentuk kelompok sesuai jumlah tersebut. Permainan ini melatih kerja sama, fokus, dan interaksi antarsiswa. Sementara Tangkap Bola melibatkan dua siswa berhadapan dengan bola di antara mereka. Selama lagu Kepala Pundak Lutut Kaki dinyanyikan, peserta mengikuti gerakan, dan saat lagu berhenti, mereka berlomba mengambil bola. Permainan ini melatih refleks, konsentrasi, dan sportivitas.

Mahasiswa KKN menilai permainan berbasis gerak dan lagu bermanfaat dalam pemulihan psikososial anak pascabencana. Aktivitas tersebut mengalihkan perhatian dari kecemasan, memperkuat kebersamaan, dan membangun kepercayaan diri melalui interaksi dengan teman sebaya. Tawa dan antusiasme anak-anak menjadi indikator positif bahwa mereka mulai merasa nyaman dan aman.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNP berharap anak-anak di Nagari Panta Pauh dapat pulih bertahap dari dampak psikologis bencana dan kembali mengikuti pembelajaran dengan percaya diri. Program trauma healing ini merupakan salah satu dari tiga program unggulan KKN UNP di Jorong Pauh. Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan sosialisasi PP TUNAS tentang literasi dan keamanan digital serta pentas seni untuk mengembangkan kreativitas dan melestarikan budaya lokal.

Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya membantu pemulihan pascabencana, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui program pemberdayaan yang sesuai kebutuhan warga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0